Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Qatar Mengaktifkan Fasilitas Tarif Pelabuhan Luar Biasa Untuk Mendukung Rantai Pasokan
(MENAFN- The Peninsula) Deepak John | The Peninsula
Doha, Qatar: Mwani Qatar telah mengaktifkan paket fasilitas istimewa dalam tarif pelabuhan yang bertujuan mendukung sektor logistik dan memfasilitasi kegiatan operasional di Qatar dengan fokus pada peningkatan dan mendukung rantai pasok.
Dalam sebuah posting di platform resmi X-nya, kemarin Mwani Qatar mengatakan, “Menghadapi keadaan luar biasa yang saat ini mempengaruhi rantai pasok dan tantangan operasional serta logistik yang dihasilkan, Mwani Qatar mengumumkan perubahan pada ketentuan tertentu dari Tarif Pelabuhan.”
Fasilitas ini merupakan bagian dari strategi Kementerian Transportasi untuk mendukung sektor swasta dan memperkuat kemitraan. Dan dalam kerangka komitmen Mwani Qatar untuk mengurangi beban keuangan pelanggan, menyediakan opsi penyimpanan yang sesuai dan fleksibel yang memenuhi kebutuhan berbagai sektor, serta memastikan kelangsungan operasi impor, ekspor, dan rantai pasok selama periode kritis, tambahnya.
Keputusan ini akan berlaku selama periode luar biasa tersebut hingga pemberitahuan lebih lanjut, katanya.
Dalam sebuah infografis yang dibagikan, posting tersebut menjelaskan lebih lanjut fasilitas paket luar biasa oleh Mwani Qatar dan proposal yang menguraikan fasilitas paket yang ditingkatkan yang bertujuan meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat peran negara sebagai pusat logistik regional.
Berdasarkan proposal tersebut, periode penyimpanan untuk berbagai kategori kargo akan diperpanjang secara signifikan. Kontainer kosong untuk impor dan ekspor akan memiliki periode penyimpanan yang diusulkan hingga 30 hari, dibandingkan dengan periode saat ini 5 hingga 7 hari. Untuk kontainer kosong dalam transshipment, periode yang diusulkan akan meningkat dari 15 hari menjadi 60 hari.
Ekspor kontainer penuh akan memiliki periode penyimpanan yang diusulkan hingga 30 hari menggantikan batas 10 hari saat ini, sementara transshipment kontainer penuh akan meningkat dari 15 hari menjadi 30 hari yang diusulkan.
Kontainer yang terkait dengan sektor energi, termasuk untuk QatarEnergy/Qatalum, akan memiliki periode penyimpanan yang diusulkan hingga 60 hari, dua kali lipat dari periode 30 hari yang ada.
Proposal ini juga membahas operasi kargo roll-on/roll-off (RoRo). Kargo impor RoRo, termasuk kendaraan, akan memiliki periode penyimpanan yang diusulkan selama 15 hari, meningkat dari 7 hari saat ini.
Transshipment RoRo akan meningkat dari 15 hari menjadi 30 hari yang diusulkan.
Sementara itu, Transit yang mencakup kontainer, RoRo, dan kargo akan memiliki periode penyimpanan yang diusulkan hingga 30 hari, dibandingkan dengan 7 hingga 10 hari saat ini. Selain itu, proposal ini mencakup insentif biaya. Biaya stevedoring dan penanganan untuk kargo transshipment RoRo akan dikurangi menjadi 50 persen dibandingkan pengurangan saat ini sebesar 30 persen.
Untuk kebutuhan penyimpanan jangka panjang termasuk halaman terbuka, gudang kering, dan gudang berpendingin, pelanggan disarankan berkoordinasi langsung dengan operasi pelabuhan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku, kata posting tersebut.
Perubahan yang diusulkan ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna pelabuhan, mengurangi tekanan operasional, dan mendukung pertumbuhan perdagangan maritim melalui pelabuhan Qatar.
Hamad Port, gerbang utama Qatar ke perdagangan dunia, adalah penggerak utama aktivitas ekonomi terkait perdagangan maritim, dan melampaui kebutuhan pasar lokal. Pelabuhan ini memainkan peran penting dalam merangsang berbagai aktivitas ekonomi, terutama industri, pergudangan, dan layanan logistik, sambil mematuhi standar lingkungan dan pembangunan tertinggi.
Kedekatannya dengan zona industri dan ekonomi berkontribusi dalam mengurangi biaya transportasi.