Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Menteri Luar Negeri Arab Saudi: Perhitungan Iran "Berbahaya" Dan Tidak Akan Berhasil
(MENAFN- Daily News Egypt) Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, telah memberikan peringatan tegas kepada Iran, menyatakan bahwa asumsi mereka mengenai negara-negara Teluk adalah “salah dan berbahaya,” di tengah meningkatnya ketegangan regional dan serangan yang terus berlanjut terhadap target sipil dan ekonomi.
Berbicara dalam konferensi pers di Riyadh setelah pertemuan konsultatif menteri luar negeri Arab dan Islam, Pangeran Faisal menegaskan bahwa negara-negara Teluk bukan pihak dalam konflik yang sedang berlangsung, namun telah menjadi sasaran langsung. Ia menekankan bahwa Arab Saudi dan mitra regionalnya tidak akan tunduk pada tekanan atau “pemerasan,” dan memperingatkan bahwa kesabaran mereka “tidak tanpa batas.”
Menteri tersebut menyoroti bahwa serangan Iran termasuk upaya menyerang infrastruktur utama, termasuk ladang minyak Arab Saudi di awal konflik, yang berhasil dicegat. Ia mencatat bahwa pola dan ketepatan serangan ini menunjukkan perencanaan strategis jangka panjang daripada respons reaktif, menunjukkan bahwa serangan tersebut terintegrasi dalam doktrin militer Iran yang lebih luas.
Pangeran Faisal menolak pembenaran Teheran atas serangan terhadap negara tetangga, terutama klaim bahwa tindakan tersebut terkait dengan kehadiran AS di kawasan. Ia menyatakan bahwa argumen tersebut “tidak meyakinkan,” terutama karena negara-negara Teluk telah dengan jelas menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan wilayah mereka digunakan untuk serangan terhadap Iran.
Situasi semakin rumit dengan terganggunya lalu lintas maritim di Selat Hormuz, jalur energi global yang penting. Penghentian hampir total pengiriman kapal telah menyebabkan kenaikan harga minyak dan gas, menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global dan rantai pasokan. Pangeran Faisal menggambarkan setiap hambatan navigasi sebagai “tidak dapat dibenarkan” dan bentuk tekanan politik yang mempengaruhi keamanan energi dan pangan di seluruh dunia.
Arab Saudi menyatakan bahwa upaya diplomatik yang sedang berlangsung akan diikuti dengan langkah-langkah konkret untuk melindungi kebebasan navigasi, termasuk kemungkinan mencari intervensi internasional untuk memastikan kepatuhan.
Menteri luar negeri tersebut menyimpulkan bahwa kepercayaan dengan Iran telah sangat terganggu, dan membangunnya kembali akan memakan waktu yang cukup lama, terutama jika serangan terhadap kawasan terus berlanjut.