Direktur Intelijen AS Klaim Rudal Pakistan Mengancam Amerika, Pakistan Membantah

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

AI问·Bagaimana strategi pertahanan Pakistan merespons keraguan internasional?

【Koresponden Khusus Global Times, Ren Zhong】Menurut laporan dari Al Jazeera Qatar pada tanggal 19, Direktur Intelijen Nasional AS, Gabbard, mengklaim bahwa misil Pakistan mengancam Amerika Serikat, tetapi hal ini ditolak oleh pihak Pakistan. Pada hari Rabu minggu ini, saat menyerahkan Laporan Penilaian Ancaman Tahunan 2026 kepada Komite Intelijen Senat AS, Gabbard menyatakan bahwa kemampuan misil yang terus berkembang di Pakistan dan negara-negara lain berpotensi akhirnya menjadikan wilayah domestik AS dalam jangkauan serangan mereka. Gabbard menyebutkan bahwa pengembangan misil balistik jarak jauh Pakistan mungkin akhirnya menghasilkan misil balistik antar benua yang mampu menyerang wilayah AS.

Laporan tersebut menyatakan bahwa pengembangan teknologi misil yang semakin canggih di Pakistan memungkinkan tentara mereka mengembangkan sistem misil yang mampu menyerang target di luar Asia Selatan. Jika tren ini berlanjut, Pakistan juga akan memiliki misil balistik antar benua yang dapat mengancam AS.

Pada tanggal 19, juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Tahir Andrabi, menanggapi dengan mengatakan, “Pakistan dengan tegas menolak pernyataan pejabat AS yang menyatakan bahwa kemampuan misil Pakistan merupakan ancaman potensial. Jangkauan misil Pakistan jauh dari tingkat antar benua, dan prinsip dasarnya adalah strategi deterens minimum yang ditujukan terhadap India.” Ia menegaskan bahwa “kemampuan strategis Pakistan sepenuhnya bersifat defensif,” dan tujuannya adalah untuk mempertahankan kedaulatan negara serta menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Selatan.

The Dawn, surat kabar Pakistan, pada tanggal 20 menyatakan bahwa Pakistan tidak memiliki alasan untuk menyerang Amerika Serikat, dan lebih tepatnya, tidak memiliki alasan untuk menyerang negara manapun di luar Asia Selatan. Penilaian seperti itu dari seorang pejabat tinggi AS sangat membingungkan. Tidak ada pihak ketiga yang berhak mengomentari bagaimana Pakistan seharusnya melindungi diri dan kepentingannya secara terbaik, apalagi tanpa dasar rasional atau argumen yang logis. Al Jazeera menyebutkan bahwa pernyataan Gabbard lebih berfokus pada potensi masa depan program misil Pakistan, bukan kemampuan yang sudah ada saat ini.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan