Direktur Doraemon Tsutomu Shibayama Meninggal Dunia pada Usia 84 Tahun Karena Kanker Paru-paru

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- AsiaNet News)

Sutomu Shibayama, sutradara ‘Doraemon’, meninggal dunia karena kanker paru-paru pada usia 84 tahun, diumumkan oleh studio animasi Jepang Asia-do, juga dikenal sebagai Ajia-do Animation Works. Dalam berita duka mereka, perusahaan mengumumkan, “Mantan Presiden dan CEO kami, Tsutomu Shibayama, meninggal dunia pada 6 Maret 2026 karena kanker paru-paru. Dia berusia 84 tahun.”

Karier yang Penuh Cerita dalam Dunia Animasi

Shibayama dikenal luas karena arahan serial TV anime dan film ‘Doraemon’. Ia mengarahkan seri film “Doraemon” selama lebih dari 20 tahun. Sebelumnya, Shibayama bekerja sebagai sutradara animasi di acara seperti ‘Dokonjo Gaeru’ dan ‘Ganso Tensai Bakabon.’

“Dia menjabat sebagai sutradara utama untuk serial TV ‘Doraemon’, dan telah bekerja sebagai sutradara dan sutradara umum di banyak karya lain, termasuk Nintama Rantaro, Chibi Maruko-chan, dan Majime ni Fumajime Kaiketsu Zorori,” bunyi berita duka dari studio animasi tersebut.

Pemakaman Pribadi dan Penghormatan Mendatang

Pemakaman dilakukan secara pribadi dengan hanya anggota keluarga dekat yang hadir sesuai keinginan keluarga yang berduka.

“Kami dengan hormat menolak segala penghormatan bunga, hadiah uang, atau kunjungan belasungkawa,” tambah studio animasi tersebut.

Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas cinta dan dukungan dari para penggemar selama hidupnya. “Kami semua di perusahaan mengucapkan terima kasih yang tulus atas kebaikan dan dukungan hangat yang Anda berikan selama hidup beliau. Kami berencana mengadakan acara peringatan di kemudian hari,” ujar studio produksi.

Tentang ‘Doraemon’

Karya populer Shibayama, ‘Doraemon’, adalah serial yang mengikuti tokoh utama, robot berkepala kucing dari abad ke-22 yang kembali ke masa lalu untuk membantu seorang anak sekolah dasar yang naif dan ceroboh bernama Nobita Nobi, serta membimbingnya ke arah yang benar untuk masa depannya. (ANI)

(Kecuali judul utama, cerita ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan dipublikasikan dari feed sindikasi.)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan