Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Layer 1 Blockchain adalah apa? Panduan investasi proyek Layer 1 yang menjanjikan tahun 2026
Layer 1 blockchain menunjukkan lapisan dasar dari ekosistem cryptocurrency, berfungsi sebagai jaringan independen yang mampu memproses dan menyelesaikan transaksi secara mandiri tanpa bergantung pada jaringan pendukung eksternal. Setiap layer 1 blockchain adalah apa dalam konteks sistem? Itu adalah infrastruktur lengkap yang dilengkapi token sendiri untuk membayar biaya transaksi, sekaligus menjadi fondasi bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, protokol DeFi, dan jaringan layer 2 yang dibangun di atasnya.
Layer 1 Blockchain sebenarnya apa?
Berbeda dengan solusi layer 2 yang bergantung pada infrastruktur Layer 1 untuk beroperasi, sebuah blockchain layer 1 berfungsi sebagai sistem yang benar-benar independen. Ia memproses dan memverifikasi transaksi secara mandiri, tanpa bergantung pada jaringan lain. Karakteristik ini menjadikan Layer 1 blockchain apa sebagai elemen penting dalam ekosistem cryptocurrency — mereka adalah tulang punggung yang mendukung seluruh aplikasi yang dibangun di atasnya.
Setiap blockchain layer 1 memiliki mekanisme konsensus, aturan verifikasi, dan token sendiri. Token ini tidak hanya digunakan untuk membayar biaya, tetapi juga berperan penting dalam tata kelola jaringan dan mendorong node untuk berpartisipasi dalam pemeliharaan sistem.
Tantangan Blockchain Layer 1 awal
Blockchain layer 1 generasi pertama seperti Bitcoin dan Ethereum menghadapi keterbatasan inheren. Kecepatan pemrosesan transaksi dibatasi oleh struktur arsitekturnya, menyebabkan biaya transaksi meningkat tinggi saat jaringan overload.
Dengan menyadari kelemahan ini, para pengembang terus berinovasi dan membangun blockchain layer 1 baru dengan teknologi yang lebih maju. Solusi ini tidak hanya mengatasi batasan lama, tetapi juga menawarkan fitur yang lebih canggih dan aplikasi yang lebih luas dibandingkan proyek pendahulu mereka.
Performa transaksi: Perbandingan Layer 1 melalui indikator TPS
Untuk menilai kemampuan pemrosesan setiap blockchain layer 1, indikator TPS (transactions per second — transaksi per detik) adalah yang paling penting. TPS dihitung dengan rumus: jumlah transaksi dibagi waktu proses.
Bitcoin dengan sekitar 1.700 transaksi per blok, membutuhkan 10 menit (600 detik) untuk menambang satu blok, menghasilkan TPS = 1.700 ÷ 600 ≈ 2,83. Dalam kondisi optimal dengan 2.500 transaksi per blok, TPS bisa mencapai 4,17.
Ethereum menghasilkan satu blok setiap 13 detik dengan batas gas 30 juta per blok (target 15 juta). Dengan biaya minimal 21.000 gas per transaksi, secara teori memungkinkan 30.000.000 ÷ 21.000 = 1.428 TPS. Namun, karena interaksi kontrak pintar membutuhkan lebih banyak gas, rata-rata TPS hanya sekitar 11,8.
Blockchain layer 1 yang lebih baru dan canggih telah mencapai lonjakan besar:
Angka-angka ini menunjukkan kemajuan besar teknologi blockchain dalam meningkatkan performa.
Peluang investasi pada Blockchain Layer 1 saat ini
Investasi pada blockchain layer 1 menawarkan keamanan sekaligus potensi keuntungan tinggi. Layer 1 biasanya dianggap sebagai aset dasar, karena nilai mereka mencerminkan perkembangan seluruh ekosistem. Ketika aplikasi dan protokol baru dibangun di atas Layer 1 meningkat, permintaan terhadap token asli juga meningkat, mendorong harga naik.
Pasar saat ini menunjukkan bahwa Layer 1 terus menarik dana dari investor institusi maupun individu. Pertumbuhan ekosistem di blockchain baru menjadi pendorong utama kenaikan nilai Layer 1 ini.
Coin Layer 1 yang menarik saat ini
Pada awal tahun 2026, tiga proyek blockchain layer 1 yang mendapatkan perhatian khusus dari komunitas adalah APT (Aptos), SUI (Sui), dan SEI (Sei).
Menurut data pasar 20/03/2026:
Proyek-proyek ini dinilai tinggi berkat keunggulan seperti kecepatan pemrosesan tinggi, biaya transaksi rendah, dan ekosistem yang berkembang pesat. Dibandingkan dengan Layer 1 yang lebih lama, blockchain ini menawarkan inovasi signifikan dari segi teknologi dan model ekonomi.
Untuk pengambilan keputusan investasi yang cerdas, investor harus terus memantau perkembangan ekosistem, tingkat adopsi pasar, dan tren teknologi terbaru. Pemilihan Layer 1 yang tepat dapat membuka peluang pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka panjang.