Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
NIA Menuntut Enam Maois Tambahan dalam Kasus Serangan Markas CRPF 2024
(MENAFN- IANS) New Delhi, 20 Maret (IANS) Badan Penyelidikan Nasional (NIA) telah mengajukan surat dakwaan tambahan terhadap enam individu, termasuk tiga yang masih buron, terkait serangan Maoist pada bulan Januari 2024 terhadap kamp-kamp Pasukan Polisi Cadangan Pusat (CRPF) di distrik Bijapur, Chhattisgarh.
Langkah ini menambah kekuatan penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap salah satu serangan paling berani yang dilakukan oleh kader organisasi CPI (Maoist) yang dilarang.
Serangan tersebut, yang dilakukan dengan presisi dan kekuatan tembakan yang besar, menargetkan kamp Dharmavaram yang baru didirikan serta dua fasilitas di dekatnya di Chintawagu dan Pamed.
Pejuang Maoist, yang bersenjata dengan senapan otomatis dan Peluncur Granat Tabung (BGL) buatan lokal, melukai selusin personel CRPF.
Mereka juga berusaha merampas senjata, amunisi, dan barang pribadi dari pasukan keamanan, menegaskan niat kelompok tersebut untuk memperkuat persenjataannya melalui serangan kekerasan.
Menurut surat dakwaan, tiga tersangka yang ditangkap adalah Awalam Bhima, Madkam Nanda, dan Madkam Deva alias Ratan.
Pelaku yang buron termasuk anggota Komite Zonal Khusus CPI (Maoist), menunjukkan keterlibatan pimpinan senior dalam merancang serangan tersebut.
Semua enam orang telah didakwa berdasarkan ketentuan ketat dari Undang-Undang Kegiatan Melanggar Hukum (Pencegahan), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana India, Undang-Undang Senjata, dan Undang-Undang Bahan Peledak.
Dengan pengajuan tambahan ini, jum