Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Satoshi Nakamoto dan Distribusi Bitcoin: Siapa Sebenarnya yang Memegang Berapa Banyak Bitcoin?
Satoshi Nakamoto, pencipta anonim Bitcoin, hingga hari ini memiliki koleksi Bitcoin paling mengesankan di dunia. Dengan perkiraan 1,1 juta BTC – yang saat Maret 2026 bernilai sekitar 76,9 miliar dolar – pencipta Bitcoin ini memiliki cadangan yang melampaui imajinasi. Jumlah besar mata uang kripto ini tidak diperoleh Satoshi Nakamoto melalui investasi, melainkan melalui pekerjaan pionir sebagai anggota penambangan pertama di jaringan Bitcoin.
Satoshi Nakamoto: Penambang Bitcoin pertama dan kekayaannya yang tak tertandingi
Sejarah kekayaan Bitcoin Satoshi Nakamoto dimulai pada 3 Januari 2009, saat dia melakukan transaksi pertama di jaringan Bitcoin. Pada masa awal jaringan, Satoshi tidak hanya berperan sebagai pengembang, tetapi juga sebagai penambang aktif. Perkiraan menunjukkan bahwa dia telah membuat lebih dari 22.000 blok dan mengumpulkan lebih dari satu juta Bitcoin melalui hadiah blok kumulatif. Yang penting: Bitcoin ini tidak pernah dipindahkan. Saat ini, mereka tersebar di lebih kurang 22.000 alamat berbeda, dengan hanya beberapa transaksi uji coba yang dilakukan.
Pada tahun 2010, Satoshi secara mengejutkan mundur dari proyek dan menghilang tanpa jejak. Sejak saat itu, tidak ada yang mendengar kabar dari pendiri Bitcoin ini. Koin yang belum tersentuh ini kini dianggap sebagai misteri terbesar dalam sejarah kripto – dan sebagai konfirmasi diam-diam dari keyakinan Satoshi terhadap visi jangka panjang Bitcoin.
Para paus Bitcoin besar: Investor terkenal dan kepemilikan mereka
Selain Satoshi Nakamoto, berbagai investor dan perusahaan telah menjadi pemegang Bitcoin penting. Kelompok ini menunjukkan spektrum yang beragam: dari pelopor fintech hingga pengusaha mapan.
Kembar Winklevoss, Tyler dan Cameron, mewakili kisah sukses yang menarik. Setelah mereka menyepakati dengan Mark Zuckerberg pada 2008, yang memberi mereka 65 juta dolar dalam saham Facebook dan uang tunai, mereka kemudian beralih ke Bitcoin. Dengan harga beli rata-rata sekitar 10 dolar per koin, mereka membeli Bitcoin senilai sekitar 11 juta dolar – saat ini diperkirakan memiliki sekitar 70.000 BTC.
Tim Draper, investor ventura terkenal, juga berbagi kepercayaan terhadap Bitcoin seperti kembar Winklevoss. Draper awalnya membeli 40.000 BTC di bursa Mt Gox, tetapi kehilangan ini saat peretasan terkenal dan kebangkrutan berikutnya. Tanpa menyerah, pada 2014, dia membeli lagi 29.656 Bitcoin seharga 18,7 juta dolar dengan harga rata-rata sekitar 632 dolar per koin.
Michael Saylor, pendiri dan ketua Microstrategy, secara terbuka mendukung Bitcoin pada 2020. Dalam sebuah tweet, dia mengungkapkan bahwa dia secara pribadi memegang 17.732 Bitcoin. Sebagai pendukung Bitcoin yang optimis, jumlah kepemilikannya kemungkinan besar terus bertambah sejak saat itu.
Kepemilikan institusional Bitcoin: Ketika perusahaan menjadi tempat penyimpanan
Selain individu, institusi dan perusahaan juga telah menjadi pemegang Bitcoin yang signifikan. Perkembangan ini menegaskan semakin diterimanya Bitcoin di sektor keuangan yang mapan.
Microstrategy memimpin gerakan ini dengan memegang 628.791 Bitcoin. BlackRock, pengelola aset global, memiliki 738.170 BTC. Grayscale, yang khusus berinvestasi dalam mata uang kripto, memegang 180.596 Bitcoin. Angka-angka ini menunjukkan perubahan mendasar: Bitcoin telah bertransformasi dari aset niche menjadi bagian penting dalam portofolio perusahaan bernilai miliaran dolar.
Distribusi kepemilikan Bitcoin yang besar ini antara Satoshi Nakamoto, miliarder individu, dan institusi global menggambarkan gambaran menarik tentang konsentrasi kriptowang dan sekaligus desentralisasi dalam ekosistem keuangan modern.