Rusia Berencana Memulai Transportasi ke India dan China Melalui Iran Tahun Depan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- IANS) Moskow, 24 Nov (IANS) Rusia berencana memulai transportasi melalui jalur Rusia-Iran-India dan Rusia-Iran-Cina dalam Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan pada tahun 2026, kepala Badan Federal Transportasi Laut dan Sungai Rusia Andrey Tarasenko dilaporkan mengatakan oleh media lokal pada hari Senin.

Berbicara kepada wartawan, Tarasenko menyatakan, “Ada rencana untuk meluncurkan transportasi di jalur Rusia-Iran-India dan Rusia-Iran-Cina, dengan pelaksanaan direncanakan pada tahun 2026,” lapor agen berita negara Rusia TASS.

Tarasenko mengatakan bahwa pengelolaan MMTP JSC dan perusahaan pelayaran milik negara Iran terbesar IRISL serta anak perusahaan Caspian-nya, Khazar Sea Shipping Lines (KSSL), mengadakan negosiasi pada bulan April. Perusahaan-perusahaan tersebut telah sepakat untuk mengatur pengiriman kontainer, khususnya pengiriman kontainer multimoda di dalam Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan.

Awal bulan ini, Rusia dan Iran mencapai kesepakatan untuk membentuk konsorsium maritim bersama guna mengembangkan transportasi antara Makhachkala dan pelabuhan Iran.

Pada bulan September, Perdana Menteri Narendra Modi berpartisipasi dalam KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di Tianjin, Cina, dan menegaskan bahwa SCO berarti Keamanan, Konektivitas, dan Peluang. PM Modi menyatakan bahwa India yakin bahwa konektivitas yang kuat tidak hanya memfasilitasi perdagangan, tetapi juga membangun kepercayaan dan pembangunan.

Dalam sambutan pembukaannya di KTT SCO, dia mengatakan, “Saya ingin berbagi pemikiran saya tentang pilar kedua, ‘C’ – yaitu, Konektivitas. India selalu percaya bahwa konektivitas yang kuat tidak hanya memudahkan perdagangan tetapi juga membuka pintu ke kepercayaan dan pembangunan. Dengan visi ini, kami sedang mengerjakan inisiatif seperti Pelabuhan Chabahar dan Koridor Transportasi Utara-Selatan Internasional.”

“Melalui ini, kita dapat meningkatkan hubungan kita dengan Afghanistan dan Asia Tengah. Kami percaya bahwa setiap upaya menuju konektivitas harus menjunjung tinggi prinsip kedaulatan dan integritas wilayah. Ini juga tertuang dalam prinsip inti Piagam SCO. Konektivitas, yang melewati kedaulatan, pada akhirnya kehilangan kepercayaan dan maknanya,” tambahnya.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan