Haruskah Tesla Khawatir Tentang General Motors?

Baru-baru ini, Tesla (TSLA 3,19%) masih menjadi pemimpin dominan dalam kendaraan listrik, tetapi hal itu telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun masih memiliki pangsa pasar tertinggi di Amerika Serikat, persaingan kini jauh lebih ketat, dan beberapa pesaing mulai mendapatkan pangsa pasar.

Salah satu yang menarik untuk diperhatikan adalah General Motors (GM +0,43%), yang diam-diam telah menjadi penjual EV terbesar kedua di Amerika Serikat. Apakah ini menjadi ancaman bagi Tesla dan investor-nya, ataukah Tesla telah menjadi lebih dari sekadar produsen mobil sehingga dapat tetap berkembang meskipun GM terus meningkatkan penjualan kendaraan listriknya?

Sumber gambar: The Motley Fool.

General Motors adalah pemain utama dalam EV

Di satu sisi, raksasa otomotif General Motors telah sedikit mengurangi ambisinya di bidang EV, baru-baru ini membatalkan beberapa investasi EV dan mengubah rencana penggunaan kapasitas produksi EV untuk truk dan SUV berbahan bakar bensin.

Di sisi lain, General Motors sudah menjadi pemain serius di dunia EV. Saat ini, GM adalah nomor dua yang jelas dalam penjualan EV di AS dan mencatat pertumbuhan 48% dari tahun ke tahun dalam penjualan kendaraan listrik sepanjang tahun 2025. Bahkan, Sierra EV milik GM mencatat peningkatan penjualan sebesar 32% dari tahun ke tahun di kuartal keempat, meskipun insentif pajak telah berakhir. Chevy Equinox EV adalah EV terlaris di Amerika Serikat yang bukan dibuat oleh Tesla. Dan Cadillac telah menjadi merek EV mewah nomor satu di AS, sebuah kategori yang selama ini dikuasai Tesla.

Meskipun GM memperlambat strategi kendaraan listriknya dalam jangka pendek, manajemen telah menegaskan bahwa EV tetap menjadi masa depan perusahaan. CEO Mary Barra baru-baru ini mengatakan bahwa strategi berfokus pada EV tetap menjadi tujuan akhir GM. Mungkin butuh sedikit waktu lebih lama dari yang diperkirakan untuk mencapainya.

Apakah investor Tesla harus khawatir tentang General Motors?

Tanyakan kepada investor Tesla yang berdedikasi mengapa mereka membeli saham ini, dan hampir tidak pernah Anda akan mendengar jawaban yang berkaitan dengan penjualan mobil. Tesla tidak ingin hanya menjadi produsen mobil, dan tindakan terbaru menunjukkan di mana prioritas CEO Elon Musk berada. Bahkan, ada setidaknya tiga komponen bisnis Tesla yang bisa mendorong penjualan dan keuntungan perusahaan jauh lebih tinggi di masa depan.

  • Energi: Bisnis energi Tesla, termasuk pembangkitan dan penyimpanan energi, tidak hanya berkembang pesat (pertumbuhan pendapatan 27% tahun lalu), tetapi juga merupakan salah satu bagian yang paling menguntungkan dari bisnis ini. Dengan permintaan besar untuk solusi tenaga dan baterai yang dapat diskalakan, bagian ini dari Tesla bisa terus berkembang dengan cepat.
  • Robotaxi: Tesla akan mulai produksi Cybertruck pada bulan April, dan Elon Musk telah memberikan proyeksi ambisius untuk peluncuran robotaxi perusahaan. Meskipun bisnis ini mungkin membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan untuk berkembang — Musk memiliki sejarah panjang menetapkan jadwal yang tidak realistis — seiring waktu, peluang pendapatan dari bisnis ini bisa jauh lebih besar (dan margin lebih tinggi) daripada penjualan mobil.
  • Optimus: Tesla baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan produksi Model S dan akan mengubah pabrik Fremont menjadi fasilitas produksi robot humanoid. Perusahaan bertujuan untuk memproduksi contoh pertama pada akhir tahun ini.

Keduanya bisa menjadi pemenang

Inilah intinya. Bisnis EV General Motors adalah nyata. Produk-produknya mengesankan, dan mereka memiliki basis pelanggan yang setia yang memberinya keunggulan kompetitif, serta menawarkan EV dalam berbagai rentang harga.

Namun, investor Tesla sebenarnya tidak perlu terlalu peduli. Ini bukan perbandingan yang sepadan. Saat ini, penjualan EV mungkin menjadi faktor keempat terpenting untuk masa depan perusahaan. Tesla tidak mendapatkan valuasi triliun dolar karena apa yang diyakini investor tentang penjualan Cybertruck — melainkan karena potensi dari lini bisnis lainnya yang membuat investor sangat optimis.

Jawaban singkatnya adalah GM bisa terus mengambil pangsa pasar dari Tesla di ruang EV, dan bisa menjadi pemenang besar jika mereka mampu memperbesar skala bisnis EV mereka sambil mempertahankan atau bahkan meningkatkan margin. Tetapi Tesla juga bisa menjadi pemenang besar, bahkan jika mereka terus kehilangan pangsa pasar EV kepada pesaingnya. Bagi investor Tesla, ini bukan soal apakah GM akan merebut pangsa pasar dengan kendaraan listriknya — melainkan apakah Tesla dapat mewujudkan rencana-rencana besar mereka.

OPTIMUS-0,22%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan