Kuliah di Almamater Liu Qiangdong Menjadi Legendaris: Dari Nasi dengan Lemak Babi hingga Memandang Alam Semesta, Visi Menentukan Batas Atas Kehidupan



Dari anak laki-laki miskin di pedesaan, hingga menuju ke dunia dan memandang bintang-bintang, Liu Qiangdong menggunakan setengah hidupnya untuk menjelaskan satu kebenaran: melihat lebih jauh, maka dapat berjalan lebih jauh.

Semasa kecil lapar akan nasi dengan lemak babi, bermimpi menjadi kepala desa membagikan daging babi; membawa 50 yuan terbang ke Nanjing, bercita-cita pergi ke Beijing dan Shanghai untuk melihat dunia yang lebih besar;
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan