Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Minyak Berguncang, Saham Melonjak Saat Pasar Menantikan Keputusan Fed AS di Tengah Tegang Perang
(MENAFN- AsiaNet News)
Pasar global menunjukkan tren campuran namun tenang saat saham naik dan harga minyak berfluktuasi. Minyak mentah WTI turun sementara Brent tetap stabil di dekat $100/barel setelah Irak melanjutkan ekspor terbatas. Investor fokus pada keputusan Federal Reserve AS dan sinyal tentang inflasi.
Pasar global menunjukkan suasana tenang pada hari Rabu saat investor beralih perhatian ke Federal Reserve AS dan keputusan mendatang tentang suku bunga. Pasar saham naik di banyak wilayah, sementara harga minyak bergerak naik dan turun.
Pedagang memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. Namun, mereka memantau dengan cermat komentar dari Ketua Fed Jerome Powell untuk mendapatkan sinyal tentang inflasi dan dampak kenaikan harga minyak.
Bank sentral utama lainnya, termasuk Bank Sentral Eropa, Bank of England, dan Bank of Japan, juga diperkirakan akan mempertahankan biaya pinjaman tetap.
Harga minyak menunjukkan pergerakan campuran selama hari itu. Minyak acuan AS West Texas Intermediate turun 1,8 persen menjadi $94,45 per barel setelah penurunan tajam sebelumnya dalam perdagangan Asia. Sementara itu, Brent Crude tetap datar di $103,46 per barel.
Pergerakan ini terjadi setelah Irak mengumumkan bahwa mereka telah memulai kembali ekspor minyak terbatas melalui pelabuhan Ceyhan di Turki. Rute ini menghindari Selat Hormuz, yang telah terganggu secara besar-besaran.
Meski demikian, harga minyak tetap dekat dengan $100 per barel karena konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Pasar minyak global tetap di bawah tekanan akibat konflik antara Israel dan Iran. Serangan baru dan aksi militer di wilayah tersebut meningkatkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan.
Amerika Serikat juga melakukan serangan besar di dekat Selat Hormuz untuk menargetkan situs misil yang berpotensi mengancam jalur pengiriman.
Iran memperingatkan akan melakukan pembalasan setelah Israel mengklaim telah membunuh pemimpin senior Ali Larijani. Israel juga melanjutkan serangan terhadap kelompok Hezbollah yang didukung Iran di Lebanon.
Para ahli mengatakan harga minyak mungkin akan turun lebih jauh hanya jika ketegangan mereda dan jalur pasokan normal kembali.
Pasar saham mengalami kenaikan di Eropa dan Asia. Di Eropa, pasar Frankfurt, Paris, dan London semuanya naik sekitar satu persen atau kurang.
Pasar Asia mengikuti sesi yang kuat di Wall Street. Kenaikan di AS didukung oleh perusahaan teknologi besar seperti Apple dan Amazon.
Seoul mengalami lonjakan tajam lebih dari lima persen, dipimpin oleh produsen chip Samsung dan SK hynix.
Nikkei 225 Jepang naik 2,9 persen, sementara pasar di Hong Kong dan Shanghai juga berakhir lebih tinggi.
Meskipun ada kenaikan saham, para ahli memperingatkan bahwa kepercayaan pasar bisa melemah jika krisis di Timur Tengah berlanjut.
Mereka mengatakan bahwa meskipun berita tentang Irak yang melanjutkan ekspor minyak telah membantu menenangkan pasar, kekhawatiran utama tetap pada situasi di sekitar Selat Hormuz.
Jika ketegangan meningkat lebih jauh, harga minyak bisa kembali naik dan mempengaruhi pasar global.
Data pasar utama
Sekitar tengah hari GMT, Brent crude berada di $103,46 per barel, sementara WTI di $94,45.
Indeks saham menunjukkan kenaikan: FTSE 100 London naik 0,4 persen, CAC 40 Paris naik 1,1 persen, dan DAX Frankfurt naik 0,9 persen.
Di Asia, Nikkei Tokyo naik 2,9 persen, Hang Seng Hong Kong bertambah 0,6 persen, dan Shanghai Composite naik 0,3 persen.
Pasar mata uang mengalami perubahan kecil, dengan euro dan pound sedikit menguat terhadap dolar.
(Dengan input AFP)
MENAFN18032026007385015968ID1110877990