BHU Akan Menyelenggarakan Simposium Paleogenomics Global tentang Sejarah Evolusi Manusia

(MENAFN- AsiaNet News)

Universitas Hindu Banaras (BHU), bekerja sama dengan Survei Antropologi India (AnSI), akan menyelenggarakan symposium penting selama dua hari berjudul BHU-AnSI Paleogenomics dan Paleoarchaeology Symposium pada 23-24 Maret 2026, di Departemen Zoologi, BHU, Varanasi. Workshop akademik bergengsi ini bertujuan untuk mengumpulkan para ahli terkemuka nasional dan internasional dalam penelitian DNA kuno (aDNA), paleoantropologi, studi mikrobioma usus, dan genomik populasi.

Tujuan Utama dan Sasaran Kolaborasi

Tujuan utama adalah mengidentifikasi prioritas penelitian, memperkuat infrastruktur institusional, dan membangun kerangka kerja kolaboratif untuk proyek internasional besar yang mengintegrasikan sejarah evolusi manusia yang mendalam dengan ilmu genom modern. Symposium ini akan menampilkan diskusi fokus tentang tema utama, termasuk peningkatan infrastruktur penelitian untuk studi genom dan antropologi tingkat lanjut, menjembatani kesenjangan kritis antara dataset genom kuno dan modern, mengeksplorasi peluang kolaborasi nasional dan internasional, serta mengembangkan strategi untuk menghubungkan bukti DNA kuno dengan genomik populasi kontemporer. Upaya ini diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam merekonstruksi sejarah demografis, migrasi, dan adaptasi populasi manusia dan prahuman di Asia Selatan dan sekitarnya, sekaligus memberikan wawasan tentang kesehatan manusia modern melalui lensa evolusi.

Peserta Terhormat

Para ahli terkemuka yang akan berpartisipasi meliputi Prof. BV Sharma (Direktur, AnSI), Dr. K Thangaraj, Dr. VN Prabhakar, Prof. Vasant Shinde, Dr. Madhusudan R. Nandineni, Dr. Naveen Gandhi, dan beberapa lainnya dari institusi terkemuka seperti BSIP, ZSI, ILS, BSI, IIT, dan berbagai universitas.

Agenda Symposium dan Sesi Tematik

Acara ini akan mencakup diskusi panel tentang peluang penelitian antropologi biologis, genomik mikroba dan penyakit menular, tantangan teknis dalam aDNA dan paleoantropologi di India, genomik populasi, serta perspektif arkeologi, selain sesi tentang paleoklimatologi dan domestikasi hewan.

Langkah Penting untuk Penelitian Asia Selatan

Prof. BV Sharma (Direktur, AnSI) menegaskan bahwa symposium ini sejalan dengan warisan India dalam menggabungkan pengetahuan kuno dengan ilmu pengetahuan mutakhir. Ia berharap acara ini akan mendorong kemitraan institusional yang langgeng dan meletakkan dasar bagi inisiatif penelitian berskala besar dan berdampak di India. Inisiatif ini dipandang sebagai langkah penting untuk menempatkan Asia Selatan di garis depan perdebatan global tentang evolusi manusia, menyatukan arkeologi, antropologi, dan genomik untuk membuka dimensi baru dari masa lalu manusia bersama kita.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan