Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pavel Durov mengomentari peristiwa di Dubai: analisis kata-kata pendiri Telegram
Пavel Durov, pendiri dan pencipta Telegram, mengungkapkan pendapatnya tentang situasi di Dubai dengan cara yang tidak biasa. Alih-alih menyampaikan belasungkawa seperti biasanya, kepala platform ini justru membuat komentar sarkastik yang memicu diskusi di komunitas.
Sikap sinis daripada ucapan belasungkawa standar
Pavel Durov menyatakan bahwa dia hanya menyesal satu hal — bahwa dia melewatkan apa yang disebutnya “kembang api gratis dari Iran”. Pernyataan ini menunjukkan gaya komunikasi khas pencipta Telegram yang penuh ironi dan provokasi. Pada saat yang sama, Telegram merilis pembaruan dengan fitur baru hampir bersamaan, yang dalam konteks kejadian tersebut tampak, entah bagaimana, kurang tepat.
Paralel dengan Eropa dan pertanyaan tentang kepulangan
Durov menambahkan kritik dengan menyatakan bahwa meskipun ada kejadian tersebut, tingkat kejahatan di negara-negara Eropa melebihi risiko di Dubai. Menurutnya, ini membuat emirat bahkan di bawah serangan lebih aman, dan dia dikabarkan berencana kembali ke sana. Namun, pengamat menunjukkan bahwa Pavel Durov meninggalkan kota tepat sebelum kejadian — apakah ini kebetulan atau tidak, tetap menjadi pertanyaan terbuka.
Isyarat simbolis di Telegram dan Twitter
Selain komentar verbal, pencipta Telegram melakukan beberapa tindakan di media sosialnya. Di Twitter, dia mengusulkan untuk mengubah nama Iran kembali menjadi Persia. Bersamaan dengan itu, dia mengganti bendera Iran yang animasi di aplikasi Telegram dengan simbol yang diartikan sebagai gestur oposisi.
Dalam posting terakhirnya, Pavel Durov menyisipkan emoji yang secara jelas mempromosikan kasino, mengetahui bahwa pesannya diperiksa secara cermat oleh pengguna platform. Semua tindakan ini secara kolektif menunjukkan gaya komunikasi provokatif dari pencipta Telegram, serta kesiapan dia menggunakan platform untuk menyampaikan posisi politiknya.