Perubahan Arah Angin! Raja Utang Baru: Langkah Fed Berikutnya Mungkin Menaikkan Suku Bunga

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar mengharapkan penurunan suku bunga Federal Reserve sedang dengan cepat memudar, dan para ahli obligasi baru memperkirakan Federal Reserve mungkin akan menaikkan suku bunga berikutnya.

Pada hari Kamis, 19 Maret, CEO DoubleLine Capital, yang dipuji pasar sebagai “Raja Obligasi Baru” Jeffrey Gundlach, menulis di media sosial bahwa hasil imbal obligasi dua tahun menunjukkan kemungkinan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga. Dia menunjukkan:

Hasil imbal obligasi dua tahun AS dalam kurang dari tiga minggu telah naik 50 basis poin, dan tren saat ini menunjukkan kemungkinan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga.

Pada hari yang sama, Wall Street secara umum telah mengesampingkan kemungkinan Federal Reserve menurunkan suku bunga pada tahun 2026.

(tahun ini, ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve hampir nol)

Kembali Muncul Kekhawatiran Inflasi Akibat Guncangan Energi

Pemicu utama dari perubahan ekspektasi ini adalah lonjakan tajam harga energi global yang dipicu oleh konflik geopolitik.

Sebelum pecahnya perang, pasar secara umum memperkirakan Federal Reserve akan menurunkan suku bunga setidaknya dua kali pada tahun 2026. Dengan kenaikan besar harga energi, prospek inflasi menjadi lebih kompleks, dan ekspektasi ini telah sepenuhnya dinilai ulang.

Pada perdagangan pagi hari Kamis, hasil imbal obligasi dua tahun yang sangat sensitif terhadap kebijakan sempat naik ke level tertinggi selama tujuh bulan, meskipun kemudian turun kembali, tetapi dalam tiga minggu telah naik lebih dari 40 basis poin.

(Sejak konflik Iran dan AS, hasil imbal obligasi dua tahun sempat naik lebih dari 50 basis poin)

Wall Street Journal menyebutkan bahwa keputusan Federal Reserve minggu ini untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50% hingga 3,75%, dan dalam pernyataan kebijakan terbaru tetap mempertahankan pandangan tengah tentang satu kali penurunan suku bunga pada 2026.

Namun yang perlu diperhatikan adalah, ekspektasi hawkish pasar saat ini telah melampaui panduan resmi Federal Reserve, dengan probabilitas kenaikan suku bunga yang tersembunyi di pasar berjangka mencapai sekitar 6%.

Ini berarti sebagian trader berpendapat, jika tekanan inflasi terus berlanjut, Federal Reserve tidak hanya akan tetap diam, tetapi juga berpotensi menghidupkan kembali kebijakan pengetatan. Peringatan Gundlach semakin memperkuat narasi risiko ekstrem ini, membuat suasana pasar obligasi menjadi lebih berhati-hati.

Peringatan Risiko dan Ketentuan Penggunaan

        Pasar memiliki risiko, investasi harus dilakukan dengan hati-hati. Artikel ini tidak merupakan saran investasi pribadi, dan tidak mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan khusus pengguna. Pengguna harus menilai apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan kondisi mereka. Investasi berdasarkan penilaian sendiri, tanggung jawab sepenuhnya di tangan pengguna.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan