Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Hong Kong Membongkar Jaringan Kriminal Deepfake: 31 Tersangka Ditahan dalam Penggerebekan Kejahatan Siber Bersejarah
Dalam tindakan penegakan hukum yang signifikan terhadap penipuan digital, otoritas Hong Kong berhasil menutup operasi kriminal canggih yang memanfaatkan teknologi deepfake untuk menipu warga yang tidak curiga. Operasi ini menyebabkan penahanan 31 individu yang terlibat dalam skema rumit yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan media sintetis. Upaya terkoordinasi ini menegaskan komitmen wilayah tersebut dalam memerangi ancaman siber yang berkembang di era digital yang semakin maju.
Skema Deepfake: Bagaimana Penjahat Menggunakan AI sebagai Senjata
Jaringan kriminal ini menggunakan teknologi deepfake mutakhir untuk menghasilkan video dan rekaman audio palsu yang meyakinkan dan meniru individu yang sah. Dengan menciptakan konten sintetis yang sangat realistis, pelaku menipu korban agar percaya mereka sedang berkomunikasi dengan kontak terpercaya atau figur otoritas. Melalui taktik penipuan ini, geng tersebut mengatur penipuan keuangan dan secara ilegal memperoleh data pribadi sensitif dari target yang tidak memiliki alasan untuk meragukan keaslian komunikasi deepfake tersebut.
Mengapa Penangkapan Ini Penting untuk Keamanan Siber
Pembubaran organisasi kriminal berbasis deepfake ini merupakan momen penting dalam upaya pencegahan kejahatan siber di Hong Kong. Seiring teknologi media sintetis semakin mudah diakses dan terjangkau, penegak hukum menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam mendeteksi dan menuntut penipuan berbasis AI. Keberhasilan penindakan ini menunjukkan bahwa otoritas sedang menyesuaikan kemampuan investigasi mereka untuk mengidentifikasi dan menetralkan ancaman yang berasal dari teknologi baru. Pesan yang jelas: penyalahgunaan deepfake untuk tujuan kriminal akan mendapatkan keadilan yang cepat.
Operasi polisi Hong Kong ini menandai pergeseran yang lebih luas dalam respons pemerintah terhadap kejahatan yang didukung teknologi, menegaskan bahwa alat modern memerlukan respons penegakan hukum yang sama canggihnya.