Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Elon Musk membantah keberadaan makhluk luar angkasa yang mengunjungi Bumi
Para pecinta teori ufologi secara rutin menyatakan bahwa umat manusia mendekati pengungkapan besar tentang peradaban luar angkasa, dan bahwa pemerintah secara sengaja menyembunyikan kebenaran. Namun, tidak semua orang percaya pada hal ini. Salah satu skeptis terbesar adalah Elon Musk, pendiri SpaceX, yang baru-baru ini menyatakan keraguannya tentang kunjungan makhluk luar angkasa ke planet kita. Di akun X-nya (dulu Twitter), miliarder itu menyebutkan bahwa saat ini tidak ada bukti yang meyakinkan tentang keberadaan makhluk luar angkasa di Bumi.
Logika tak terbantahkan Elon Musk tentang makhluk luar angkasa
Musk mengemukakan argumen yang mencolok dalam analisisnya tentang makhluk luar angkasa: jika makhluk cerdas dari luar angkasa benar-benar mengunjungi kita, mengapa kita tidak memiliki bukti yang tak terbantahkan? Hampir setiap penduduk Bumi sekarang memiliki ponsel pintar dengan kamera terintegrasi. Secara statistik, kesaksian dan gambar pertemuan dengan makhluk luar angkasa seharusnya meningkat secara eksponensial. Namun, kenyataannya tidak demikian. Video yang beredar di media sosial sengaja dibuat buram dan berkualitas rendah, sehingga identifikasi menjadi mustahil. Kekurangan kejelasan ini tampaknya juga mencurigakan bagi pengusaha tersebut.
Tantangan fisik yang tidak dapat diatasi oleh makhluk luar angkasa
Selain pengamatan visual, Musk memperkenalkan argumen ilmiah fundamental: jarak kosmik merupakan hambatan utama. Ruang yang memisahkan sistem planet begitu luas sehingga sebuah kapal luar angkasa hipotetis dari luar angkasa sangat kecil kemungkinannya untuk mencapai kita dengan awak yang hidup. Batasan fisik alam semesta membuat skenario ini sangat tidak mungkin menurut fisika yang diketahui.
Apa yang diungkapkan oleh whistleblower tentang UFO dan makhluk luar angkasa
Edward Snowden, mantan kontraktor pemerintah AS, mengonfirmasi dalam sebuah wawancara di podcast Joe Rogan akhir 2019 bahwa meskipun dia memiliki akses ke informasi rahasia dari badan intelijen (CIA, NSA) dan militer, dia tidak pernah menemukan bukti yang meyakinkan tentang keberadaan makhluk luar angkasa. Namun, Snowden tidak sepenuhnya menutup kemungkinan adanya fenomena tak dapat dijelaskan terkait UFO. Dia mengakui bahwa “mungkin ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan” di orbit atau di langit kita, tanpa mengonfirmasi asal-usulnya dari luar angkasa.
Posisi resmi Pentagon dan ilmuwan
Secara paradoks, Pentagon beberapa tahun terakhir merilis dokumen dan video yang merekam pertemuan pilot militer dengan objek terbang tak dikenal. Badan tersebut mengakui bahwa beberapa fenomena ini tetap tidak dapat dijelaskan, meskipun hal ini tidak secara otomatis menunjukkan asal-usul dari luar angkasa. Pada saat yang sama, komunitas astronom terus melakukan penelitian sistematis dengan mempelajari jutaan bintang untuk mencari sinyal atau petunjuk kehidupan luar angkasa. Hingga saat ini, upaya ini belum menghasilkan penemuan yang pasti. Pertanyaannya tetap terbuka: apakah tidak adanya bukti berarti tidak adanya kenyataan, atau hanya keterbatasan kemampuan deteksi kita saat ini?