Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Stefan Thomas dan pelajaran US$ 220 juta Bitcoin yang hilang
Sejarah Stefan Thomas mewakili salah satu kasus paling dramatis di dunia cryptocurrency: seorang programmer Jerman yang tinggal di AS mengumpulkan 7.002 bitcoin, yang saat ini bernilai sekitar US$ 220 juta, tetapi kehilangan akses sepenuhnya ke sana. Kisah ini, meskipun tidak nyaman, menjadi peringatan penting bagi seluruh komunitas investor digital.
Awal Mula pada 2011
Stefan Thomas awalnya memperoleh bitcoin secara sah: menerima koin sebagai pembayaran untuk produksi video edukasi tentang cryptocurrency. Pada waktu itu, tahun 2011, nilai bitcoin jauh lebih rendah dari sekarang. Thomas memilih menyimpan asetnya di USB flash drive IronKey, perangkat yang dianggap sangat aman saat itu, yang menggunakan enkripsi kuat dan memerlukan kata sandi untuk akses.
Kata sandi terlupakan dan penguncian keamanan
Inti dari cerita ini terletak pada masalah yang tampaknya sederhana: Thomas lupa kata sandi aksesnya. IronKey memiliki mekanisme keamanan yang cukup ketat yang akan mengunci perangkat secara permanen setelah sepuluh percobaan salah memasukkan kata sandi. Sayangnya, Stefan sudah hampir kehabisan semua percobaan tersebut, membuatnya dalam situasi yang hampir tidak dapat dipulihkan.
Upaya pemulihan yang gagal
Dalam beberapa tahun berikutnya, Stefan mencoba berbagai strategi untuk mendapatkan kembali akses: mulai dari sesi hipnosis (dengan harapan memulihkan ingatan tentang kata sandi) hingga menyewa ahli enkripsi dan keamanan digital. Meskipun semua usaha ini cukup besar, tidak ada solusi yang berhasil hingga saat ini. Kata sandi tetap tidak dapat diakses dan bitcoin tetap terkunci.
Pelajaran penting bagi investor cryptocurrency
Kasus Stefan Thomas berfungsi sebagai cermin bagi seluruh industri. Meskipun cryptocurrency menawarkan peluang keuangan yang besar, mereka juga menuntut tanggung jawab ekstrem dalam pengelolaan kunci dan kata sandi. Untuk melindungi investasi dalam aset digital, para ahli menyarankan: menggunakan dompet dingin seperti Ledger atau HITO, menyimpan frase pemulihan di kertas (dalam beberapa salinan aman), dan menjaga catatan kredensial akses dengan aman.
Pengalaman Stefan menjadi pengingat rendah hati bahwa di era digital, keamanan dan pengelolaan aset yang kompeten sama berharganya dengan aset itu sendiri.
Data pasar - BTC per 19/03/2026: