Kimbwal Musk: pengusaha dalam topi koboi yang hidup di luar kemasyhuran

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Kimbal Musk, saudara laki-laki Elon Musk yang berusia 52 tahun, tetap menjadi salah satu tokoh yang paling kurang dihargai di antara pengusaha Amerika. Sementara kakaknya menarik perhatian dunia melalui SpaceX dan Tesla, Kimbal Musk diam-diam membangun warisannya sendiri dengan kekayaan sekitar 700 juta dolar. Sebagian besar kekayaannya terdiri dari 0,04% saham Tesla, warisan dari usaha bersama mereka di masa lalu. Orang mudah mengenalinya dari satu detail — topi koboi khas yang menjadi atribut tak terpisah darinya.

Dari Zip2 ke kekayaan miliaran

Kisah sukses Kimbal Musk dimulai pada akhir 1990-an. Bersama Elon, ia mendirikan perusahaan Zip2, yang mengkhususkan diri dalam pengembangan perangkat lunak bisnis untuk internet. Perusahaan ini menjadi proyek komersial serius pertama dari kedua saudara tersebut. Pada tahun 1999, perusahaan ini diakuisisi oleh perusahaan teknologi Compaq dengan harga yang mengesankan, yaitu 307 juta dolar. Keberhasilan ini menandai awal perjalanan finansial yang mengesankan bagi Kimbal Musk dan membuktikan kemampuan kewirausahaannya.

Ikatan keluarga dan akar bersama

Kimbal Musk dan Elon Musk (53 tahun) memiliki kemiripan yang mencolok, yang jauh melampaui penampilan luar. Keduanya lahir di Pretoria, Afrika Selatan, dan mewarisi ciri khas: rahang persegi, hidung lurus, dan mata berwarna hijau. Selain faktor genetika, kedua bersaudara ini memiliki status kewarganegaraan yang tidak biasa — mereka memegang kewarganegaraan Afrika Selatan, Kanada, dan Amerika Serikat, mencerminkan perpindahan mereka antar berbagai negara. Bersama adik perempuan mereka, Tosca (50 tahun), mereka mengalami masa kecil yang sulit, ditandai oleh masalah keluarga, yang menyebabkan perceraian ibu mereka, Maya, pada tahun 1979. Setelah itu, keluarga mereka emigrasi ke Kanada, lalu ke Amerika Serikat, di mana kedua bersaudara membangun karier mereka.

Posisi politik dan perbedaan dengan kakaknya

Beberapa hari yang lalu, Kimbal Musk membuat pernyataan politik yang berani di media sosial X, mengkritik pemerintahan Donald Trump. Ia menulis: “Siapa yang akan menyangka bahwa Trump akan menjadi presiden AS yang memberlakukan pajak tertinggi dalam satu generasi? Kebijakan tarifnya menciptakan beban pajak struktural dan permanen bagi konsumen Amerika.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa Kimbal Musk memiliki posisi politik yang independen, yang sering berbeda dengan pandangan kakaknya, Elon. Meski berbeda pendapat dalam hal politik, ikatan keluarga tetap kuat — keluarga Musk tetap saling mencintai dan perbedaan pendapat tidak merusak hubungan mereka. Ciri khas yang membedakan adik dari pendiri OpenAI adalah hasratnya untuk melindungi planet dan tanggung jawab sosial, meskipun aspek ini dari aktivitasnya kurang dikenal oleh masyarakat luas.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan