Pemutusan Hubungan Kerja Crypto.com, Pengurangan 12%: Perubahan Apa untuk Bursa?

Sebagai bagian dari reorganisasi internal baru, PHK terbaru di Crypto.com menandai pengurangan lebih lanjut dari bursa tersebut, yang bertujuan untuk fokus pada inisiatif yang dianggap strategis.

Crypto.com Mengurangi Tenaga Kerja Secara Global

Bursa cryptocurrency yang berbasis di Singapura, Crypto.com, telah memPHK sekitar 12% dari tenaga kerjanya secara global, setara dengan sekitar 180 karyawan, sebagai bagian dari restrukturisasi strategis. Berita ini diperoleh dari informasi yang dikumpulkan oleh The Straits Times.

Dalam email yang dikirim kepada karyawan terkait, departemen sumber daya manusia menjelaskan bahwa pemangkasan ini merupakan bagian dari reorganisasi perusahaan yang lebih luas. Namun, pesan tersebut, yang dikirim pada pagi hari tanggal 19 Maret, tidak memberikan rincian lebih lanjut selain referensi terhadap pergeseran menuju “inisiatif bisnis utama”.

Dampak terhadap Tim dan Testimoni Internal

Sebelum pemangkasan, tenaga kerja global melebihi 1.500 karyawan, menurut data yang dipublikasikan di situs web perusahaan. Masih belum jelas berapa banyak karyawan di Singapura yang benar-benar terdampak dalam putaran pengurangan ini.

Seorang karyawan yang berbasis di Singapura, yang memilih tetap anonim, melaporkan kepada The Straits Times bahwa dia mengetahui keterlibatannya dalam langkah tersebut setelah dikeluarkan dari platform komunikasi internal Slack pada pagi hari. Selain itu, pada sore hari tanggal 19 Maret, selama panggilan dengan sumber daya manusia, dia diberitahu bahwa sekitar 10% dari tenaga kerja global telah terdampak, dengan variasi tergantung departemen.

Seorang eksekutif senior yang hadir dalam panggilan yang sama menyoroti bagaimana struktur organisasi menjadi terlalu berlapis dan terkotak-kotak, memperlambat proses dan menimbulkan ketidakefisienan. Menurut manajer tersebut, perusahaan berada di titik kritis di mana harus memanfaatkan sebaik-baiknya alat, platform, dan teknologi baru yang tersedia.

Departemen yang Paling Terpengaruh oleh Reorganisasi

The Straits Times mengetahui bahwa departemen yang paling terdampak adalah departemen pertumbuhan dan manajemen hubungan pelanggan. Di Singapura, lebih dari setengah tim lokal yang terdiri dari 20 orang di bidang ini dilaporkan telah di-PHK, menunjukkan intervensi yang cukup signifikan dalam fungsi-fungsi ini.

Saat ditanya tentang hal tersebut, perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka telah bergabung dengan kelompok entitas yang mengintegrasikan solusi kecerdasan buatan secara besar-besaran. Selain itu, perusahaan menjelaskan bahwa, dalam rangka terus memfokuskan sumber daya pada area pertumbuhan yang dianggap prioritas dan meningkatkan efisiensi operasional, telah diputuskan pengurangan tenaga kerja sekitar 12%.

Perusahaan menambahkan bahwa semua karyawan yang terdampak telah diberitahu dan menerima dukungan serta sumber daya untuk memudahkan transisi ke peluang baru.

Konteks Perusahaan dan PHK Sebelumnya

Didirikan di Hong Kong pada tahun 2016, perusahaan kini beroperasi dengan kantor di berbagai negara, termasuk Singapura, Prancis, dan Amerika Serikat. Pada tahun 2024, perusahaan mengumumkan telah melampaui 100 juta pengguna terdaftar di platformnya, mengonfirmasi statusnya sebagai salah satu pemain terbesar di sektor kripto.

Namun, PHK baru di Crypto.com merupakan bagian dari serangkaian intervensi personel yang dimulai dalam beberapa tahun terakhir. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan telah melakukan beberapa putaran pengurangan biaya untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar.

Pada tahun 2022, untuk mengatasi lingkungan makroekonomi yang memburuk dan kenaikan suku bunga, bursa tersebut telah memPHK sekitar 5% dari tenaga kerjanya, setara dengan 260 posisi dari total 5.000 karyawan. Selanjutnya, kejatuhan FTX yang terkait dengan Sam Bankman-Fried, juga terjadi pada tahun 2022, mendorong perusahaan untuk mengambil langkah lebih jauh di tahun 2023, dengan pengurangan tenaga kerja tambahan sebesar 20%.

Prospek dan Peran AI dalam Strategi Masa Depan

Secara keseluruhan, manajemen menyajikan restrukturisasi saat ini sebagai langkah yang diperlukan untuk menyederhanakan struktur organisasi dan mempercepat proses pengambilan keputusan. Selain itu, integrasi solusi AI di seluruh perusahaan disorot sebagai elemen utama untuk meningkatkan efisiensi.

Namun demikian, dampak dari langkah-langkah ini terhadap posisi kompetitif bursa dan kualitas layanan yang diberikan kepada klien, terutama di bidang pertumbuhan dan manajemen hubungan pengguna, masih perlu dievaluasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan