Pria Menembak Dirinya Sendiri di Delhi Sambil Difilmkan oleh Sepupu

(MENAFN- IANS) New Delhi, 17 Maret (IANS) Sebuah insiden mengejutkan muncul dari Timur Delhi, di mana seorang pria berusia 28 tahun diduga menembak dirinya sendiri di dada sementara sepupunya merekam kejadian tersebut dengan ponsel. Almarhum telah diidentifikasi sebagai Pawan Kumar, warga desa Dallupura.

Menurut polisi, insiden tersebut terekam di kamera, meskipun orang yang merekam tampaknya tidak menyadari niat Pawan. Kasus ini telah didaftarkan di kantor polisi New Ashok Nagar, dan penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung.

Polisi Delhi mengatakan bahwa pada 16 Maret, informasi mengenai kasus medis-hukum (MLC) yang melibatkan luka tembak diterima di kantor polisi dari Rumah Sakit Dharamshila di Vasundhara Enclave. Dengan cepat, petugas polisi menuju ke rumah sakit, di mana Pawan Kumar dibawa dalam keadaan tidak sadar dengan luka tembak di sisi kiri dadanya. Dokter yang merawatnya menyatakan dia telah meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

Selama penyelidikan awal, terungkap bahwa insiden terjadi di desa Dallupura, Timur Delhi. Tim polisi, bersama ahli kejahatan dan forensik, memeriksa baik rumah sakit maupun lokasi kejadian. Mayat tersebut kemudian dipindahkan ke rumah sakit LBS untuk pemeriksaan post-mortem.

Investigasi di tempat kejadian menunjukkan bahwa almarhum mengalami luka tembak yang dilakukan sendiri dengan menggunakan pistol berlisensi milik sepupunya, Himanshu. Senjata api beserta 10 peluru hidup telah disita oleh polisi. Pihak berwenang juga menyita ponsel Himanshu, yang berisi rekaman video kejadian tersebut.

Menurut pejabat, rekaman video tersebut secara prima facie menunjukkan Pawan memegang senjata dan menembak dirinya sendiri sementara sepupunya merekam. Semua barang bukti terkait, termasuk bukti forensik dari tempat kejadian dan tubuh, telah dikumpulkan.

Berdasarkan temuan medis, bukti video, dan keadaan sekitar, kasus ini telah didaftarkan dengan nomor FIR 146/26 berdasarkan Pasal 105 dari Bharatiya Nyaya Sanhita (BNS) dan ketentuan terkait dari Undang-Undang Senjata Api.

Video yang menakutkan ini, yang juga muncul secara online, menunjukkan Pawan memasukkan magazine ke dalam pistol sementara sepupunya merekam. Pada satu titik, terdengar suara orang di belakang kamera memberi instruksi, “Klik tombolnya, nanti masuk.”

Setelah memasukkan magazine, Pawan terlihat mengcock senjata tersebut. Orang yang merekam memperingatkannya, “Jangan tembak.” Namun, beberapa saat kemudian, Pawan menempatkan pistol di sisi kiri dadanya, sebentar menatap ke kamera, dan tersenyum sebelum menarik pelatuknya.

Dia langsung jatuh pingsan saat darah mengalir dari luka, meninggalkan orang yang merekam dalam shock, yang terdengar berteriak, “Bhai, kya kar diya tune? (Bro, apa yang kamu lakukan?)”.

Pejabat polisi menyatakan bahwa semua sudut sedang diperiksa sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan