Skema Pump-and-Dump Antoine Marsan: Bagaimana Penipuan Kripto Menyebabkan Pembunuhan di Kanada

Industri cryptocurrency telah menjadi sinonim dengan inovasi, namun kasus seperti yang melibatkan Antoine Marsan dan Kevin Mirshahi mengungkap sisi gelap dari promosi aset digital. Pada tahun 2024, rangkaian peristiwa terjadi yang mengubah penipuan keuangan menjadi tragedi kriminal, menyoroti bagaimana skema crypto yang tidak terkendali dapat berkembang menjadi kekerasan. Cerita ini dimulai bukan dengan penculikan, tetapi dengan skema manipulasi token yang dirancang dengan cermat yang merugikan ribuan pemuda Kanada.

Bagaimana Antoine Marsan dan Bastien Francoeur Membuat Skema Manipulasi Pasar

Pada April 2021, Antoine Marsan dan Bastien Francoeur meluncurkan Marsan Exchange dan merilis token bernama Marsan ($MRS). Proyek ini tampak sah di permukaan, tetapi dalam beberapa hari, kenyataannya menjadi jelas: ini adalah operasi pump-and-dump yang textbook. Token diluncurkan pada 14 April 2021, dan melonjak ke CAD $5,14 ($3,67 USD) dalam hanya tiga hari. Namun, pertumbuhan yang pesat ini adalah buatan. Pada 18 April 2021, hanya empat hari setelah peluncuran, pemegang token utama melakukan penarikan besar-besaran, menyebabkan harga jatuh ke $0,39—kehilangan nilai sebesar 92%.

Skema ini menargetkan terutama investor muda, dengan sekitar 2.300 anggota kehilangan sejumlah besar uang. Yang menarik, banyak korban berusia antara 16 dan 20 tahun, membuat mereka sangat rentan. Perusahaan Antoine Marsan mendapatkan keuntungan dengan menciptakan kelangkaan dan permintaan buatan, lalu menjual semua kepemilikan mereka saat investor ritel (sebagian besar remaja) membeli di puncak harga.

Kevin Mirshahi: Promotor yang Menolak Berhenti Meski Ada Peringatan Regulasi

Kevin Mirshahi, seorang pengusaha crypto berusia 25 tahun, memainkan peran penting dalam mempromosikan token Marsan. Ia menerima kompensasi dalam bentuk token itu sendiri, yang mendorongnya merekrut lebih banyak peserta melalui grup Telegram-nya, “Crypto Paradise Island,” yang menjadi pusat diskusi investasi. Saat skema mulai terungkap dan regulator mulai menyelidiki, aktivitas Mirshahi seharusnya dihentikan—tetapi tidak.

Autorité des marchés financiers (AMF) Quebec membuka penyelidikan terhadap Marsan Exchange dan kegiatan terkait pada 2021. Mirshahi dan perusahaannya menghadapi sanksi serius: dilarang bertindak sebagai broker atau penasihat investasi, dilarang melakukan transaksi sekuritas, dan diperintahkan menghapus semua konten media sosial serta menghapus referensi ke AMF. Meski ada larangan tegas ini, Mirshahi dengan berani melanjutkan operasinya dengan grup Telegram bernama “Amir” untuk mempromosikan investasi cryptocurrency kepada publik.

Dari Penghindaran Regulasi Hingga Pembunuhan: Akhir Tragis

Pembangkangan Mirshahi terhadap otoritas regulasi memiliki konsekuensi yang jauh melampaui sanksi keuangan. Pada 21 Juni 2024—hampir tiga tahun setelah pump-and-dump awal—Mirshahi dan tiga orang lainnya diculik dari garasi parkir kondominium di Montreal. Keesokan harinya, tiga dari empat korban penculikan ditemukan hidup di bagian barat Montreal. Tetapi Mirshahi tetap hilang. Pada Agustus 2024, pihak berwenang memastikan bahwa ia telah dibunuh. Mayatnya ditemukan pada 30 Oktober 2024 di taman Île-de-la-Visitation.

Meskipun rincian pasti kematiannya masih dalam penyelidikan, garis waktu ini menimbulkan pertanyaan mengganggu: Apakah korban skema Marsan mencari balas dendam? Apakah penghindaran Mirshahi terhadap otoritas regulasi membuatnya menjadi target? Ketidakmampuan AMF untuk menghentikan aktivitas ilegal Mirshahi sebelum kematiannya menunjukkan adanya celah serius dalam penegakan regulasi.

Pola Lebih Luas: Kejahatan Cryptocurrency Semakin Meningkat di Seluruh Kanada

Kasus Mirshahi bukanlah insiden tunggal. Kanada menyaksikan peningkatan tajam kejahatan terkait cryptocurrency, termasuk penculikan, pemerasan, dan kekerasan. Insiden-insiden ini mencerminkan ketegangan yang semakin meningkat antara ekosistem crypto yang sebagian besar tidak diatur dan mereka yang memanfaatkannya untuk keuntungan pribadi. Fakta bahwa seseorang seperti Antoine Marsan dapat meluncurkan skema penipuan yang merugikan ratusan ribu dolar kepada pemuda Kanada, sementara badan regulasi berjuang menegakkan kepatuhan, mengungkapkan kerentanan kritis.

Kasus token Marsan Antoine Marsan dan dampaknya menjadi pengingat suram: penipuan cryptocurrency dapat memiliki konsekuensi yang jauh melampaui kerugian finansial. Ketika sistem regulasi gagal menghentikan pelaku jahat, kekerasan bisa mengikuti.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan