Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Model 2 Dasar dalam Analisis Teknis: Cara Mengidentifikasi dan Menerapkan
Model dua dasar adalah salah satu sinyal paling menonjol dalam analisis teknikal, membantu investor mengidentifikasi titik perubahan tren yang potensial. Terbentuk ketika pasar mengalami penurunan harga yang tajam, membentuk sebuah dasar, kemudian pulih sedikit lalu turun lagi, menciptakan dasar kedua yang setara atau sedikit lebih rendah dari yang pertama. Ini adalah sinyal peringatan bahwa arus modal beli akan segera muncul.
Proses Pembentukan Model Dua Dasar: Langkah demi Langkah
Untuk memahami dengan jelas cara menerapkan model dua dasar, perlu memahami setiap tahap yang terjadi:
Tahap pertama - Penurunan tajam:
Harga aset jatuh bebas setelah penurunan harga yang dalam, membentuk dasar pertama. Saat ini, ketidakberdayaan dan ketakutan biasanya menyebabkan volume transaksi meningkat secara tiba-tiba karena adanya aksi jual.
Tahap kedua - Pemulihan sementara:
Setelah menyentuh dasar, harga mulai naik sedikit. Tahap ini berlangsung dalam kurun waktu tertentu, menunjukkan bahwa para pembeli secara bertahap menemukan nilai.
Tahap ketiga - Penurunan kedua:
Harga kembali turun, tetapi kali ini tidak mencapai level yang jauh lebih rendah dari dasar pertama, atau hanya menyentuh level yang sama. Ini menunjukkan kekuatan penjualan yang lebih lemah dibandingkan sebelumnya.
Tahap keempat - Kenaikan kuat:
Setelah menyentuh dasar kedua, harga mulai meningkat dengan cepat, menandai awal tren naik yang baru.
Volume Perdagangan - Faktor Konfirmasi Penting
Volume bukan sekadar angka, melainkan “suara” pasar. Sebuah model dua dasar benar-benar bernilai ketika dikonfirmasi oleh volume transaksi, terutama di dua titik penting:
Ketika harga pulih sedikit di antara kedua dasar, jika volume meningkat secara signifikan, itu adalah tanda positif bahwa arus modal beli sedang meningkat. Sebaliknya, jika volume lemah, model ini mungkin hanya jebakan sementara. Ketika harga mulai mempercepat kenaikan melewati level tertinggi sebelumnya (garis leher), peningkatan volume yang besar menunjukkan bahwa tren naik benar-benar memiliki kekuatan.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bertransaksi
Model dua dasar adalah alat yang berguna, tetapi tidak selalu akurat. Trader harus waspada terhadap fenomena “false breakout” (penembusan palsu), yaitu saat harga tampaknya menembus garis leher tetapi kemudian turun kembali. Untuk menghindari jebakan ini, selalu tunggu volume meningkat secara signifikan dan konfirmasi dari indikator lain sebelum masuk posisi. Saat bertransaksi dengan model dua dasar, tempatkan stop loss di bawah dasar kedua untuk melindungi modal, dan target keuntungan biasanya dihitung berdasarkan jarak dari garis leher ke dasar yang dilipatgandakan.