Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Justin Bieber NFT: Pelajaran tentang Bahaya Investasi Crypto
Bintang pop Justin Bieber mengalami pengalaman pahit dalam dunia investasi NFT yang sangat fluktuatif. Pengalamannya dengan Bored Ape Yacht Club menjadi peringatan bagi jutaan investor tentang risiko aset digital yang berspekulasi.
Investasi: Lebih dari 1,7 juta dolar untuk objek seni digital
Pada Januari 2022, artis tersebut memutuskan untuk membeli dua NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC) — koleksi digital di blockchain. Gambar monyet digital pertama, Ape #3001, membelinya seharga 500 ETH, sekitar 1,3 juta dolar saat itu. Yang kedua, Ape #3850, dibeli seharga 166 ETH (sekitar 470.000 dolar). Total, sang bintang menginvestasikan lebih dari 1,7 juta dolar dalam dua NFT.
Keruntuhan: Kehilangan nilai sebesar 93 persen
Realitas dengan cepat menunjukkan sisi kejamnya. Menurut data dari OpenSea, pasar NFT terkemuka, kedua monyet digital ini kini hanya bernilai antara 58.000 dan 59.000 dolar. Ini berarti kerugian nilai sebesar 93 persen — pelajaran mahal yang harus dibayar sang musisi.
Koleksi BAYC kehilangan pesonanya
Koleksi Bored Ape Yacht Club terdiri dari total 10.000 monyet NFT unik dengan atribut dan aksesori berbeda. Pada April 2022, koleksi ini mencapai puncaknya: kapitalisasi pasar total lebih dari 1,4 juta ETH, dengan harga minimum yang mengesankan 153 ETH. Kini, situasinya berubah drastis — harga minimum turun menjadi hanya 31,4 ETH, dan kapitalisasi pasar ambruk menjadi sekitar 323.000 ETH.
Selebriti sebagai alat pemasaran: Koneksi MoonPay
Justin Bieber bukan satu-satunya bintang yang berinvestasi di BAYC. Nama-nama terkenal seperti Snoop Dogg, Drake, dan Eminem juga membeli NFT dan aktif mempromosikannya. Ternyata, para selebriti ini juga berinvestasi di MoonPay, platform kripto yang memungkinkan pengguna membeli NFT dengan mata uang reguler. Mereka turut serta dalam putaran pendanaan sebesar 87 juta dolar.
Suara kritis di Twitter dengan cepat mencurigai bahwa MoonPay secara sengaja menggunakan selebriti sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan nilai BAYC secara artifisial. Akun Twitter Autism Capital menjadi salah satu yang pertama mengungkapkan hal ini: “Justin Bieber mendapatkan NFT ini dari MoonPay sebagai taktik promosi.”
Tanda bahaya bagi seluruh pasar
Masalah ini tidak terbatas pada satu atau dua NFT saja. Pasar BAYC secara keseluruhan mengalami penurunan harga sebesar 16 persen dalam beberapa hari pada Juni. Pada saat yang sama, volume perdagangan NFT turun 50 persen, menandakan kekecewaan yang mendalam setelah ledakan hype pada 2021-2022.
Pengalaman Justin Bieber dengan NFT pada akhirnya menjadi contoh klasik bagaimana bahkan tokoh terkenal pun bisa mengalami kerugian besar saat berinvestasi dalam aset berspekulasi. Kasus ini menunjukkan bahwa ketenaran dan nama besar tidak melindungi dari volatilitas pasar dan masalah overinvestasi yang mendasar di sektor NFT.