Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
CCEA Menyetujui Pendanaan MSP Rs 1.718 Crore untuk Petani Kapas pada 2023-24
(MENAFN- AsiaNet News)
Dalam langkah penting untuk memperkuat kesejahteraan petani dan memajukan visi Aatmanirbhar Bharat, Komite Ekonomi Kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi telah menyetujui pendanaan Harga Penyangga Minimum (MSP) sebesar Rs 1.718,56 crore kepada Cotton Corporation of India (CCI) untuk musim kapas 2023-24. Pendanaan ini bertujuan memberikan dukungan harga langsung kepada petani kapas di seluruh negeri.
Mengapa Operasi MSP Sangat Penting
Menurut pernyataan yang dirilis oleh Komite Ekonomi Kabinet, “Operasi MSP dilakukan untuk melindungi kepentingan petani kapas, terutama selama periode ketika harga pasar turun di bawah MSP. Intervensi ini berperan penting dalam menstabilkan harga kapas, mencegah penjualan dalam keadaan tertekan, dan memastikan pengembalian yang menguntungkan bagi petani.”
Dengan meningkatkan inklusivitas di pasar pertanian, operasi MSP secara signifikan berkontribusi terhadap keamanan ekonomi komunitas petani kapas. Kapas tetap menjadi salah satu komoditas utama di India, mendukung kehidupan sekitar 60 lakh petani dan membantu 400-500 lakh orang yang terlibat dalam kegiatan terkait, termasuk pengolahan, perdagangan, dan tekstil.
Ikhtisar Sektor Kapas India
“Selama musim kapas 2023-24, luas lahan yang ditanami diperkirakan mencapai 114,47 lakh hektar, dengan produksi diperkirakan sebesar 325,22 lakh bal, yang mencakup hampir 25% dari produksi kapas global. Pemerintah India menetapkan MSP untuk kapas biji (kapas) berdasarkan rekomendasi dari Komisi Biaya dan Harga Pertanian (CACP),” tambah pernyataan tersebut.
Strategi Implementasi CCI
Pemerintah telah menunjuk Cotton Corporation of India sebagai lembaga pusat yang bertanggung jawab untuk melaksanakan operasi MSP di kapas. CCI membeli semua kapas kualitas rata-rata yang adil (FAQ) dari petani tanpa batas kuantitas, setiap kali harga pasar turun di bawah tingkat MSP, sehingga memberikan jaring pengaman yang pasti bagi petani.
Jaringan Pengadaan dan Aksesibilitas
Sebagai bagian dari kesiapsiagaannya, CCI telah membangun jaringan pengadaan yang kuat di semua 11 negara bagian utama penghasil kapas, dengan lebih dari 508 pusat pengadaan yang beroperasi di 152 distrik, memastikan pengadaan yang lancar dan mudah diakses oleh petani.
Teknologi Berorientasi Petani
Selain itu, CCI telah melaksanakan berbagai inisiatif berbasis teknologi dan berorientasi petani untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi operasi MSP. Ini termasuk menyebarkan informasi terkait MSP, menerapkan Sistem Identifikasi dan Pelacakan Bale (BITS), dan meluncurkan aplikasi mobile “Cott-Ally”, yang memungkinkan jangkauan dan layanan yang lebih baik kepada petani. (ANI)
(Selain judul, cerita ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan dipublikasikan dari feed sindikasi.)