Brian Armstrong mengungkapkan bagaimana trader retail mempertahankan kepercayaan di pasar crypto

Dalam masa volatilitas yang mendalam, brian armstrong, CEO Coinbase, membagikan data penting di media sosial yang menceritakan kisah yang berlawanan dengan kepanikan yang meluas di industri. Pada pertengahan Februari, ketika Bitcoin turun di bawah 69.000 dolar dan Ethereum kehilangan ambang 2.000 dolar, semakin banyak pengguna ritel yang membeli di harga terendah menjadi sinyal penting untuk memahami sentimen pasar. Menurut data platform, investor ritel di Coinbase menunjukkan ketahanan yang tak terduga, terus mengakumulasi selama penurunan harga dan mempertahankan posisi yang kokoh dalam portofolio mereka.

Kebangkitan Pembelian di Harga Terendah: Ketika Kepanikan Tidak Bersifat Universal

brian armstrong menegaskan dalam pengumumannya bahwa investor ritel di Coinbase mengikuti strategi yang kontraintuitif terhadap perilaku panik yang umum. Meski Bitcoin jatuh lebih dari 14% di Februari dan Ethereum mengalami kontraksi yang lebih dalam, jumlah BTC dan ETH yang dimiliki pengguna platform tidak berkurang—malah meningkat.

Data ini bertentangan dengan narasi mayoritas investor yang terjebak pasif oleh penurunan harga. Sebaliknya, menunjukkan bahwa trader ritel aktif membeli saat harga menyentuh titik terendah. Ini adalah strategi klasik akumulasi yang khas dalam pasar siklikal: sementara yang tidak berpengalaman menjual karena ketakutan, mereka yang berorientasi jangka panjang membeli saat aset turun. Melihat tren terbaru, dengan Bitcoin saat ini di 71.02K (-4.70% dalam 24 jam) dan Ethereum di 2.18K (-6.32% dalam 24 jam), ketahanan yang ditunjukkan pada Februari menjadi semakin berarti dalam konteks volatilitas yang terus berlangsung.

Diamond Hands: Ketika Investor Kecil Mengokohkan Posisi Mereka

Data yang lebih mengejutkan muncul dari analisis kepemilikan. Sebagian besar pelanggan Coinbase yang memiliki koin pada Desember 2025—ketika Bitcoin masih di atas 80.000 dolar—mempertahankan jumlah BTC dan ETH yang sama atau lebih banyak hari ini. Dengan kata lain, mereka tidak hanya mengakumulasi, tetapi juga menahan godaan untuk menjual meskipun mengalami kerugian kertas yang signifikan.

Perilaku ini dikenal dalam komunitas crypto sebagai “diamond hands”: kemampuan untuk mempertahankan posisi meskipun menghadapi volatilitas ekstrem dan kerugian sementara. Bagi trader ritel, ini menandai perubahan paradigma dibandingkan siklus sebelumnya, di mana tekanan psikologis dari penurunan harga sering memicu capitulation dini. brian armstrong ingin menyoroti evolusi ini dalam profil investor: mereka tidak lagi pasif, tetapi aktif dan sadar akan strategi mereka.

Tindakan COIN Meningkat, tetapi Ketegangan Terjadi pada Kredibilitas

Respon pasar terhadap pernyataan armstrong langsung terlihat: saham Coinbase (COIN) naik 16% pada hari berikutnya, menandakan bahwa investor menghargai sinyal kekuatan dari fundamental platform. Angka yang menunjukkan ketahanan dan akumulasi investor ritel memperkuat narasi perusahaan yang berada dalam posisi baik di siklus crypto saat ini.

Namun, narasi optimisme ini menjadi rumit oleh berita lain. Saat brian armstrong berfokus menenangkan pasar tentang perilaku konstruktif trader ritel, muncul laporan bahwa dia sendiri telah menjual saham Coinbase sekitar 101 juta dolar. Transaksi ini terjadi saat harga COIN menyentuh level terendah selama beberapa bulan, menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi antara pesan publik (“ritel membeli dan mempertahankan”) dan tindakan pribadi CEO.

Kontras ini—mengajak orang lain untuk mempertahankan posisi sementara secara bersamaan mengurangi posisi sendiri—menjadi kontradiksi yang tidak diabaikan pasar. Meski saham tetap naik, sinyal yang dikirimkan menimbulkan ambiguitas terhadap kepercayaan nyata terhadap narasi bearish yang disampaikan armstrong.

Sebuah Jendela ke Sentimen Pasar Crypto

Data yang dibagikan oleh brian armstrong tetap memberikan wawasan tentang perilaku nyata dari investor kecil di salah satu platform trading terbesar di Amerika Utara. Terlepas dari kritik terhadap konsistensi pribadi, fakta bahwa investor ritel terus mengakumulasi Bitcoin dan Ethereum selama penurunan harga menunjukkan bahwa kepercayaan jangka panjang terhadap industri ini tetap ada di kalangan komunitas. Ketahanan para holder dan pembelian di harga terendah menjadi bukti bahwa komunitas crypto semakin matang dan berorientasi pada strategi yang kurang emosional.

Gambaran yang muncul adalah pasar yang semakin terbagi: sementara token terus menunjukkan volatilitas, perilaku segmen tertentu dari investor—yang memiliki perspektif waktu lebih panjang—tetap berorientasi pada akumulasi konstruktif daripada likuidasi panik.

BTC-4,14%
ETH-5,36%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan