Belajar Dunia Kripto dari Nol: Delapan Poin Penting yang Harus Dipahami Pemula Kripto

Memasuki dunia kripto tampak rumit, tetapi sebenarnya sama seperti mempelajari bidang baru lainnya, yaitu dengan membangun kerangka pemahaman yang benar terlebih dahulu. Saat ini semakin banyak orang yang masuk ke pasar ini, tetapi tidak banyak yang benar-benar memahami secara sistematis. Hari ini kita akan membangun sistem pengetahuan lengkap untuk pemula di dunia kripto, agar kamu bisa cepat menguasai.

Bersiap secara mental untuk memasuki dunia kripto

Dunia kripto adalah tempat yang penuh peluang sekaligus risiko. Sebelum memutuskan untuk terlibat, yang terpenting bukanlah mengetahui cara menghasilkan uang, melainkan bertanya pada diri sendiri apakah mampu menanggung kerugian.

Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, pernah memberikan saran yang paling jujur: jangan investasikan uang yang tidak mampu kamu tanggung kerugiannya. Kalimat ini harus menjadi pelajaran pertama bagi pemula di dunia kripto. Secara spesifik, jangan pinjam uang, jangan ambil kredit, jangan gadaikan properti, dan jangan menggunakan kartu kredit yang limitnya sudah habis untuk berpartisipasi dalam investasi semacam ini, terutama untuk trading kontrak yang berisiko lebih tinggi.

Dunia kripto bukan jalan pintas menuju kekayaan cepat, malah lebih seperti permainan jangka panjang yang menguji kekuatan mental. Orang yang selalu takut kehilangan dan terlalu mengikuti tren naik dan turun akan sangat mudah mengalami kerugian besar di sini. Membangun mental yang kuat dan menggunakan uang dingin untuk belajar adalah langkah pertama memasuki dunia kripto.

Mengenal alat dasar di dunia kripto: exchange dan stablecoin

Untuk masuk ke dunia kripto dan melakukan transaksi, kamu perlu memahami dua alat dasar ini terlebih dahulu.

Apa itu exchange?

Exchange adalah platform untuk memperdagangkan mata uang digital, mirip dengan bursa saham. Ada exchange besar dan kecil, exchange utama yang berada di peringkat atas karena memiliki banyak pengguna dan tingkat keamanan yang tinggi, sehingga pengalaman trading-nya lebih baik. Beberapa exchange kecil yang peringkatnya lebih rendah memang bisa digunakan, tetapi risikonya lebih tinggi.

Apa itu stablecoin USDT?

Dalam perdagangan mata uang digital, kita membutuhkan “perantara” untuk pertukaran nilai, dan perantara ini adalah stablecoin, yang paling umum adalah USDT, juga dikenal sebagai Tether.

USDT diterbitkan oleh perusahaan Tether, merupakan token digital yang dipatok ke dolar AS, 1 USDT hampir setara dengan 1 dolar. Kamu bisa menganggapnya sebagai dolar digital di dunia maya. Berbeda dengan cryptocurrency lain yang sangat fluktuatif, USDT selalu menjaga nilainya stabil, sehingga menjadi pasangan trading yang paling umum di exchange.

Proses transaksi nyata seperti ini:

Jika kamu ingin membeli koin, langkah pertama adalah membeli USDT dengan RMB, lalu menggunakan USDT untuk menukar ke mata uang digital yang diinginkan. Jika ingin menjual koin, lakukan sebaliknya: tukar koin ke USDT, lalu tukar USDT kembali ke RMB. Proses ini disebut “trading antar koin” atau “coin-to-coin trading”.

Menguasai istilah dasar trading di dunia kripto

Saat masuk ke dunia kripto, kamu akan sering mendengar banyak istilah profesional. Menguasai istilah-istilah ini penting agar kamu bisa memahami pasar dengan baik.

Tentang istilah posisi (position):
Bayangkan kamu punya 100 juta rupiah, 50 juta digunakan untuk membeli mata uang digital, dan 50 juta sisanya tetap dalam bentuk tunai. Maka posisi kamu adalah 50%. “Full posisi” berarti seluruh dana diinvestasikan ke dalam koin, “mengurangi posisi” berarti menjual sebagian koin sambil menyisakan sebagian, dan “kosong posisi” berarti menjual semua koin kembali ke tunai. “Posisi berat” dan “posisi ringan” adalah perbandingan antara jumlah koin dan uang tunai; posisi berat berarti lebih banyak koin daripada tunai, dan posisi ringan sebaliknya.

Tentang istilah take profit dan stop loss:
“Take profit” adalah menjual saat keuntungan tertentu sudah tercapai untuk mengunci profit, sedangkan “stop loss” adalah menjual saat kerugian mencapai batas tertentu agar kerugian tidak semakin besar. Kedua konsep ini sangat penting untuk pengendalian risiko.

Tentang istilah kondisi pasar:
“Bull market” adalah fase di mana harga koin terus naik dan pasar optimistis, “bear market” adalah fase di mana harga terus turun dan pasar sedang lesu. “Rebound” adalah kenaikan singkat saat harga sedang turun, “sideways” adalah kondisi harga yang bergerak datar dan relatif stabil. “Downtrend” adalah penurunan perlahan, dan “flash crash” adalah penurunan cepat dan tajam.

Tentang istilah operasional trading:
“Build position” adalah mulai membeli koin, “add to position” adalah membeli secara bertahap lagi. “Long” atau “buy long” berarti posisi bullish, “short” atau “sell short” berarti posisi bearish. “Terjebak” (locked-in) adalah kondisi di mana setelah membeli harga turun dan terjebak di posisi rugi, “cover” adalah menutup posisi saat harga kembali naik dan meraih keuntungan. “Cut loss” adalah menjual dengan kerugian, dan “missed opportunity” adalah menjual saat harga naik lagi padahal seharusnya tetap bertahan, sehingga kehilangan peluang profit.

Selain itu ada istilah “overbought” dan “oversold” yang menunjukkan kondisi pasar yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dan kemungkinan akan berbalik. “Manipulasi bullish” dan “manipulasi bearish” adalah jebakan yang sengaja dibuat oleh trader berpengalaman untuk menipu pasar.

Memahami jenis trading: dari spot ke kontrak

Ada dua jenis trading di dunia kripto, dengan tingkat kesulitan dan risiko yang berbeda sama sekali.

Trading spot adalah yang paling dasar:
Kamu membeli Bitcoin, Ethereum, dan mata uang digital lain secara langsung dengan USDT, lalu menyimpan atau menjualnya. Ini disebut trading antar koin. Keuntungan kamu hanya berasal dari kenaikan harga koin. Jika harga terus turun, kamu hanya bisa menunggu dan pasrah.

Trading kontrak adalah tingkat lanjutan:
Trading kontrak secara esensial adalah trading futures. Berbeda dengan spot, kamu tidak benar-benar membeli koin, melainkan memperdagangkan kontrak yang mencerminkan kenaikan dan penurunan harga koin. Keunggulannya adalah kamu bisa menggunakan leverage untuk memperbesar keuntungan.

Bagaimana cara kerjanya? Misalnya kamu memprediksi BTC akan turun. Dalam trading spot, kamu tidak bisa melakukan apa-apa, tetapi dalam trading kontrak, kamu bisa menyetor margin tertentu (misalnya 1%) untuk membuka posisi short. Artinya, dengan modal 1 BTC, kamu bisa meminjam 100 BTC, yaitu leverage 100 kali lipat.

Setelah membuka posisi short, kamu langsung menjual 100 BTC tersebut, menunggu harga turun. Jika BTC turun dari 35.000 dolar menjadi 34.000 dolar, kamu membeli kembali 100 BTC dan mengembalikannya ke platform. Keuntungan kamu adalah (35.000 - 34.000) x 100 = 100 juta dolar. Dengan kata lain, jika harga turun, trading spot tidak akan menghasilkan apa-apa, tetapi trading kontrak bisa mendapatkan keuntungan 100 kali lipat.

Namun, trading kontrak adalah cara paling berisiko tinggi. Di sini, harus diingat tiga kali: jangan bermain kontrak jika pemula! Jangan bermain kontrak! Jangan bermain kontrak!

Trading kontrak tampak seperti jalan tercepat menuju kekayaan, tetapi “cepat” sering kali berarti likuidasi cepat dan kebangkrutan mendadak. Banyak pemula tertarik dengan potensi keuntungan 100 kali lipat, tetapi dalam beberapa jam mereka bisa kehilangan seluruh modal. Leverage adalah pedang bermata dua; bisa memperbesar keuntungan, tetapi juga memperbesar kerugian. Hanya setelah pengalaman dan kesadaran risiko cukup, barulah pertimbangkan untuk terjun ke kontrak.

Mengenal mata uang digital utama

Di dunia kripto ada ribuan jenis mata uang digital, lalu bagaimana membedakan yang bernilai investasi?

Apa itu koin utama?
Definisi “koin utama” tidak seragam. Ada yang berpendapat hanya Bitcoin dan Ethereum yang benar-benar utama. Ada yang menganggap sepuluh besar berdasarkan kapitalisasi pasar sebagai koin utama. Ada juga yang berpendapat selama koin tersebut terdaftar di exchange besar dan populer, maka termasuk kategori utama.

Secara umum, koin dengan kapitalisasi pasar tinggi memiliki ciri: tingkat pengakuan pasar tinggi, likuiditas transaksi baik, dan risiko relatif lebih rendah. Sebaliknya, koin dengan kapitalisasi rendah biasanya kurang dikenal, likuiditasnya buruk, dan risikonya lebih tinggi.

Bagaimana melihat peringkat koin?
Di platform data seperti Nonoy, kamu bisa melihat peringkat kapitalisasi pasar setiap koin. Bitcoin selalu di posisi pertama, Ethereum di posisi kedua. Dengan melihat data peringkat ini, kamu bisa dengan cepat mengenali mana yang termasuk koin utama.

Disarankan untuk pemula memulai dari proyek-proyek top seperti Bitcoin dan Ethereum, lalu setelah merasa cukup paham pasar, baru mempertimbangkan koin lain.

Kesadaran risiko penting saat masuk ke dunia kripto

Dunia kripto berbeda dari investasi tradisional karena di sini transaksi berlangsung 24 jam nonstop, tanpa batasan kenaikan dan penurunan harga, dan potensi keuntungan besar tetapi juga risiko besar.

Volatilitas mata uang digital jauh melebihi pasar saham, reksa dana, atau properti. Berita buruk sekecil apa pun bisa menyebabkan harga koin tiba-tiba jatuh, dan saldo akun bisa berubah dari keuntungan menjadi kerugian besar dalam hitungan menit. Terutama bagi trader kontrak, likuidasi bisa terjadi dalam sekejap.

Dunia kripto bukan tempat “kaya dalam semalam”, melainkan pasar risiko tinggi yang bisa membuatmu bangkrut dalam semalam. Sebelum berpartisipasi, tanyakan pada diri sendiri: Apakah uang ini bisa saya relakan hilang? Apakah saya punya pengetahuan pasar yang cukup? Apakah mental saya cukup kuat?

Jika jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan ini bukan “ya” yang tegas, maka sebaiknya tidak ikut serta atau belajar dulu secara observasi.

Tiga syarat utama untuk pemula di dunia kripto

Setelah memutuskan untuk terjun ke dunia kripto, ada tiga syarat dasar yang harus dipenuhi.

Syarat pertama: satu ponsel Android.
Trading di dunia kripto biasanya dilakukan melalui ponsel. Ponsel Android lebih praktis dan stabil, karena beberapa aplikasi proyek tertentu di iOS sering mengalami masalah sertifikat. Sebuah perangkat yang baik memastikan kamu bisa berpartisipasi kapan saja dan di mana saja.

Syarat kedua: uang dingin.
Ini yang paling penting. Uang dingin adalah uang yang tidak akan kamu gunakan dalam waktu dekat, bahkan jika hilang seluruhnya, tidak akan mempengaruhi kehidupanmu. Jangan gunakan uang untuk kebutuhan hidup, biaya pendidikan, atau uang muka kredit rumah untuk trading, karena hal ini akan membuat mentalmu tidak stabil dan akhirnya membuat keputusan yang salah.

Syarat ketiga: mental yang baik.
Dunia kripto sangat fluktuatif, dan orang yang mudah cemas, takut kehilangan, atau terlalu emosional akan sangat rentan gagal. Kamu membutuhkan kesabaran yang cukup dan mental yang stabil agar bisa tetap rasional di tengah fluktuasi pasar.

Ringkasan: mindset yang benar saat memulai di dunia kripto

Memulai di dunia kripto sebenarnya tidak sulit, siapa saja bisa membuka akun dan mulai trading. Tetapi standar keberhasilan bukanlah seberapa cepat menghasilkan uang, melainkan berapa lama bisa bertahan hidup di pasar ini. Di dunia kripto, orang yang mampu bertahan hidup biasanya akan mendapatkan keuntungan lebih besar daripada mereka yang hanya mengejar keuntungan cepat.

Dunia kripto tidak hanya tentang trading koin, ada banyak jalur lain yang bisa dieksplorasi. Apapun pilihanmu, ingatlah satu prinsip: jangan pernah menginvestasikan dana melebihi kemampuanmu, dan selalu hormati risiko.

Imbal hasil selalu sebanding dengan investasi. Semoga setiap pemula di dunia kripto dapat memperoleh manfaat dan keberhasilan di pasar ini.

ETH-2,96%
BTC-2,81%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan