Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Beijing Menunjukkan Penahan Diri saat Ketegangan Transfer Nuklir China dan Ukraina Meningkat
Lanskap geopolitik di sekitar konflik Ukraina telah mengambil arah baru saat Layanan Intelijen Luar Negeri Rusia mengeluarkan alarm tentang potensi transfer senjata nuklir. Pada 25 Februari, selama briefing diplomatik rutin, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menanggapi kekhawatiran internasional yang meningkat, menandakan komitmen teguh China untuk menjaga stabilitas di tengah meningkatnya risiko proliferasi nuklir.
Tuduhan yang Memicu Ketegangan Internasional
Klaim Moskow bahwa Inggris dan Prancis mungkin sedang mempersiapkan pasokan kemampuan nuklir—termasuk kemungkinan ‘bom kotor’—ke Ukraina telah menggema melalui saluran diplomatik secara global. Tuduhan ini, dilaporkan melalui saluran intelijen Rusia dan disorot oleh platform data keuangan Jin10, menunjukkan bahwa kekuatan Barat memandang penyediaan senjata nuklir sebagai jalan potensial untuk mengakhiri konflik berkepanjangan. Prospek transfer semacam itu telah menimbulkan kekhawatiran di antara negara-negara yang berkomitmen menjaga kerangka keamanan internasional.
Posisi Teguh China terhadap Pengamanan Nuklir
Meskipun Mao Ning mengakui bahwa penglihatannya terhadap situasi tertentu terbatas, dia menegaskan kembali komitmen lama China terhadap prinsip non-proliferasi nuklir. Kementerian Luar Negeri China menekankan bahwa senjata nuklir tidak boleh pernah digunakan dan bahwa perang nuklir tetap tidak dapat diterima secara kategoris. Posisi ini mencerminkan strategi diplomatik China yang lebih luas untuk secara ketat mematuhi kewajiban non-proliferasi nuklir internasional dan menjaga kerangka keamanan global yang telah mencegah eskalasi nuklir selama puluhan tahun.
Dukungan untuk Dialog dan Resolusi Damai
Yang paling penting, Mao Ning menyebutkan bahwa diskusi diplomatik mengenai krisis Ukraina telah dimulai, menempatkan momen ini sebagai titik kritis untuk de-eskalasi. Posisi China menyerukan semua pihak untuk memanfaatkan jendela diplomatik ini dengan mengejar kesepakatan damai yang komprehensif, langgeng, dan mengikat. Kementerian Luar Negeri China secara eksplisit mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk menunjukkan pengekangan maksimum, menekankan bahaya kesalahan perhitungan dan risiko yang ditimbulkan oleh tindakan yang dapat memicu kesalahpahaman atau eskalasi militer yang lebih luas.
Taruhan Penahanan Internasional
Intervensi Beijing menyoroti kekhawatiran yang semakin besar dari China tentang arah dinamika konflik global. Dengan menempatkan dirinya sebagai advokat untuk tanggung jawab nuklir dan resolusi damai, China menegaskan pentingnya pengekangan kolektif dalam mencegah apa yang bisa menjadi eskalasi yang bencana. Pesan diplomatik ini mencerminkan komitmen China terhadap stabilitas internasional dan kepentingannya dalam mempertahankan pengaruh atas mekanisme penyelesaian krisis Ukraina.