Harga Minyak Terus Naik, Banyak Negara Asia Tenggara Memberikan Subsidi Tunai atau Energi | Ekspansi Luar Negeri · Energi

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

**【财新网】**Seiring dengan meningkatnya konflik di Timur Tengah, harga minyak internasional menembus di atas 100 dolar AS per barel, dan banyak negara di Asia Tenggara yang sangat bergantung pada impor energi sedang menghadapi tantangan keamanan energi. Untuk mengurangi dampak kenaikan harga minyak terhadap kehidupan masyarakat, pemerintah Thailand, Filipina, Vietnam, dan negara lain telah meluncurkan langkah-langkah seperti subsidi tunai atau subsidi energi.

Pada 28 Februari, Selat Hormuz dikunci oleh Pasukan Revolusi Islam setelah Iran diserang secara militer oleh AS dan Israel. Selat sepanjang sekitar 150 kilometer ini adalah titik kunci dalam pengangkutan energi global. Saat ini, sekitar seperlima dari total pengangkutan minyak dunia tidak dapat melewati selat ini, menyebabkan harga minyak dan gas internasional melonjak tajam. Kawasan Asia Tenggara sangat bergantung pada impor energi dari Timur Tengah, dan hanya Malaysia serta Brunei yang merupakan negara penghasil bersih minyak dan gas alam.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan