Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pemangku Kepentingan Mendesak Peremajaan Kluster Ekspor Holistik Dengan Fokus Pada UMKM
(MENAFN- IANS) New Delhi, 18 Maret (IANS) Para pemangku kepentingan menekankan perlunya pendekatan yang holistik dan seimbang untuk merevitalisasi klaster industri berorientasi ekspor, mengintegrasikan peningkatan infrastruktur dengan pengembangan kapasitas, adopsi teknologi, dan akses pasar yang lebih baik, diumumkan pada hari Rabu.
Dalam pertemuan pasca-Anggaran yang diselenggarakan oleh Perusahaan Pengembangan Koridor Industri Nasional (NICDC), ditekankan pentingnya memperkuat ekosistem manufaktur domestik, terutama di sektor-sektor yang sangat bergantung pada impor.
Pertemuan dipimpin oleh Sekretaris, Departemen Promosi Industri dan Perdagangan Dalam Negeri (DPIIT), Amardeep Singh Bhatia.
Rajat Kumar Saini, CEO dan Managing Director NICDC, menekankan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan secara berkelanjutan untuk menyempurnakan dan mengoperasionalkan kerangka kerja pengembangan klaster.
Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari Dewan Promosi Ekspor (EPC), asosiasi industri, lembaga keuangan, organisasi riset, dan pemangku kepentingan pemerintah.
Peserta juga menyoroti perlunya infrastruktur pengujian, sertifikasi, dan kualitas yang kuat untuk meningkatkan daya saing global dan mengurangi ketergantungan pada fasilitas luar negeri, menurut Kementerian Perdagangan.
Secara khusus, diskusi menegaskan pentingnya mendorong inovasi, penelitian dan pengembangan, serta komersialisasi teknologi dalam klaster.
Dukungan yang ditargetkan untuk UKM guna meningkatkan produktivitas dan memfasilitasi integrasi mereka ke dalam rantai nilai global juga ditekankan, kata pernyataan tersebut.
Para pemangku kepentingan menyoroti perlunya mekanisme tata kelola yang efektif, termasuk partisipasi yang dipimpin industri melalui Kendaraan Tujuan Khusus (SPV), dan pendirian sistem fasilitasi tingkat klaster untuk mendukung investor dan perusahaan.
“Penyederhanaan proses regulasi, peningkatan kesadaran dan aksesibilitas terhadap skema pemerintah, serta fleksibilitas yang lebih besar di tingkat negara bagian dan distrik untuk pelaksanaan yang sesuai konteks juga ditekankan,” kata pernyataan tersebut.
Penguatan ekosistem desain, inovasi, dan kekayaan intelektual, pengembangan model pembiayaan berkelanjutan, serta pemanfaatan inisiatif pemerintah yang ada untuk memperluas klaster dengan potensi tinggi juga dibahas.
Sebagian besar peserta sepakat menempatkan UKM di pusat upaya pengembangan klaster, dengan fokus pada peningkatan akses ke pembiayaan, peningkatan kapasitas, dan memungkinkan partisipasi yang lebih besar dalam pasar ekspor.
Selain itu, perlunya menyelaraskan pengembangan klaster dengan tren permintaan global dan memperkuat posisi India dalam rantai nilai global juga disoroti.