Berikut Alasan Mengapa Saham BYD Adalah Beli Sebelum Earnings

Perusahaan BYD Company Ltd (BYDDY 0,15%) dijadwalkan merilis laporan laba kuartalan dan laporan tahunan 2025 pada akhir Maret. Dengan saham yang turun lebih dari 17% dalam 12 bulan terakhir, investor harus bertanya pada diri sendiri: Haruskah saya membeli sekarang, nanti, atau tetap di luar saja?

Ada beberapa alasan saya mempertimbangkan membeli saham produsen kendaraan listrik (EV) terbesar di dunia ini sebelum laporan keuangan keluar. Mari kita bahas.

Sumber gambar: Getty Images.

Raja EV Baru

Pertama dan utama, BYD mengalahkan Tesla (TSLA +0,78%) pada tahun 2025 menjadi merek EV terlaris di dunia. Ini bukan sekadar perubahan simbolis; ini memiliki dampak yang berarti karena BYD mendapatkan pengakuan dan menarik perhatian konsumen yang sadar biaya secara global.

Perluas

OTC: BYDDY

Perusahaan BYD

Perubahan Hari Ini

(-0,15%) $-0,02

Harga Saat Ini

$13,25

Data Utama

Kapitalisasi Pasar

$147Miliar

Rentang Hari Ini

$13,25 - $13,38

Rentang 52 Minggu

$11,20 - $20,05

Volume

1,4 juta

Rata-rata Volume

1,9 juta

Margin Kotor

23,15%

Hasil Dividen

1,38%

Meskipun BYD menghadapi persaingan yang meningkat di dalam negeri China, perusahaan ini berkembang pesat sebagai merek internasional. Pada tahun 2025, BYD mengekspor lebih dari satu juta mobil ke luar China untuk pertama kalinya. Di Eropa, BYD menguasai sekitar 4,8% pangsa pasar EV secara keseluruhan. Mungkin ini bukan persentase besar, tetapi menunjukkan pertumbuhan 271,8% dari tahun ke tahun di wilayah tersebut. Momentum internasional BYD nyata.

Secara keseluruhan, BYD menjual lebih dari 4,6 juta mobil tahun lalu. Tahun ini, perusahaan menargetkan pertumbuhan internasional yang kuat dengan berusaha menjual hingga 1,6 juta mobil di luar China.

BYD juga fokus meningkatkan teknologi sendiri. Perusahaan EV ini baru saja meluncurkan Blade Battery generasi kedua. Baterai baru ini dapat mengisi daya kendaraan dari 10% hingga 97% dalam waktu sembilan menit yang mengesankan.

Yang paling penting, BYD terintegrasi secara vertikal, yang bisa menjadi alasan utama untuk membeli saham ini lebih cepat daripada nanti. Produsen EV ini memproduksi hampir 80% komponen inti secara internal, lebih dari dua kali lipat Tesla. Struktur ini memberi BYD keunggulan dalam hal harga dan margin. Khususnya, karena BYD awalnya adalah produsen baterai, perusahaan ini unggul dalam inovasi dan efisiensi biaya. Baterai secara tradisional adalah komponen paling mahal dari kendaraan listrik.

Poin Masuk yang Murah

BYD tampak undervalued relatif terhadap potensi pertumbuhan jangka panjangnya. Rasio P/E (harga terhadap laba) ke depan hanya 17, dan rasio PEG (harga/laba terhadap pertumbuhan) adalah 0,78 per 16 Maret. Metode valuasi yang terjangkau ini sangat kontras dengan Tesla, yang sahamnya saat ini sangat mahal.

Tentu saja, masih ada risiko besar mulai dari pasar EV secara umum hingga tantangan geopolitik, tarif, dan persaingan sengit di pasar EV China. Namun, valuasi saat ini dan laporan keuangan yang akan datang bisa menjadi katalis yang dibutuhkan saham ini. BYD memiliki visi jangka panjang untuk ekspansi global dan inovasi teknologi yang sulit disaingi.

Karena BYD hampir sepenuhnya terintegrasi secara vertikal dan mendapatkan momentum di beberapa wilayah dunia, saya rasa saham ini layak dibeli sebelum faktor-faktor ini sepenuhnya tercermin dalam laporan keuangan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan