Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apple Pay Ditargetkan Mendarat di India Pertengahan Tahun, dilaporkan Apple Sedang Bernegosiasi dengan Beberapa Bank Lokal
IT之家 2 Februari 26 berita, sore hari ini, menurut laporan dari Bloomberg, Apple sedang berunding dengan bank-bank utama dan lembaga pembayaran internasional di India, untuk meluncurkan Apple Pay di India.
Orang dalam yang mengetahui hal ini mengungkapkan bahwa Apple telah memulai negosiasi kerjasama dengan ICICI Bank, HDFC Bank, dan Axis Bank, dengan target peluncuran Apple Pay sekitar pertengahan tahun 2026. Waktu pasti belum ditetapkan secara final, namun perkembangan negosiasi menunjukkan bahwa peluncuran sudah memasuki tahap persiapan. Selain itu, Apple juga bekerja sama dengan Mastercard dan Visa untuk mendukung jaringan pembayaran.
Di India, perangkat Android masih mendominasi pasar, sementara Apple terus meningkatkan pengaruhnya melalui ekspansi produksi dan penjualan ritel lokal.
Apple Pay diperkirakan akan mendukung Unified Payments Interface (UPI) dan pembayaran kartu bank di India. Menurut IT之家, UPI adalah sistem pembayaran instan yang didorong oleh pemerintah India, yang saat ini menjadi infrastruktur utama pembayaran digital di negara tersebut.
Saat ini, layanan pembayaran digital seperti Google Pay, PhonePe, Amazon, dan platform lokal Paytm sudah beroperasi di India, sehingga kompetisi pasar sangat ketat.
Bank sentral India baru-baru ini mengizinkan penggunaan sidik jari dan pengenalan wajah untuk pembayaran digital, yang sangat cocok dengan metode pembayaran berbasis Face ID dan Touch ID dari Apple Pay, dan dapat mendukung pembayaran offline, online, serta dalam aplikasi.
India memiliki lebih dari 750 juta pengguna smartphone, ditambah biaya data yang rendah dan dorongan kebijakan, menjadikannya pasar penting untuk pertumbuhan layanan Apple. Peluncuran Apple Pay tidak hanya akan membantu meningkatkan pendapatan dari layanan, tetapi juga berpotensi mendorong penjualan perangkat seperti Apple Watch, iPhone, iPad, dan Mac. Saat ini, pangsa pasar smartphone Apple di India sekitar 10%.