3 Saham 'Strong Buy' yang Direkomendasikan Analis saat Kekhawatiran Stagflasi Muncul

Perang antara AS dan Iran telah menyebabkan harga minyak naik, memicu kekhawatiran tentang stagflasi, yaitu periode inflasi tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lambat. Perlambatan pasar tenaga kerja menambah kekhawatiran investor. Dalam skenario ini, analis sering merekomendasikan saham di sektor energi serta saham yang bersifat defensif, seperti saham di sektor barang konsumsi pokok, utilitas, dan kesehatan.

Klaim Diskon 70% TipRanks Premium

  • Membuka data tingkat hedge fund dan alat investasi yang kuat untuk keputusan yang lebih cerdas dan tajam

  • Tetap di depan pasar dengan berita dan analisis terbaru serta maksimalkan potensi portofolio Anda

Di sini, kita akan melihat tiga saham tersebut: Viper Energy VNOM +2.90% ▲ , Diamondback Energy FANG +2.68% ▲ , dan Abbott Laboratories ABT +0.69% ▲ , yang diberi peringkat Strong Buy dan bisa menjadi taruhan yang lebih aman di tengah potensi stagflasi.

Viper Energy (NASDAQ:VNOM) Stock

Viper Energy fokus pada kepemilikan dan akuisisi hak mineral dan royalti, terutama di Basin Permian. Lonjakan harga minyak akibat ketegangan di Timur Tengah membuat saham energi seperti VNOM menarik. Selain itu, VNOM baru saja mengumumkan kenaikan dividen dasar tahunan sebesar 15% menjadi $1,52 per saham. Berdasarkan dividen dasar dan variabel yang dibayarkan selama 12 bulan terakhir, VNOM menawarkan hasil dividen sebesar 4,76%.

Awal minggu ini, analis Wells Fargo Hanwen Chang menaikkan target harga saham Viper Energy dari $51 menjadi $52 dan mengulangi peringkat Buy. Analis bintang 4 ini mencatat portofolio royalti VNOM yang disederhanakan dan fokus hanya di Permian serta profil keuangan yang secara signifikan diperkuat setelah perusahaan menjual aset di luar Permian.

Secara keseluruhan, Wall Street memiliki peringkat konsensus Strong Buy untuk saham Viper Energy berdasarkan 12 rekomendasi Buy yang seragam. Target harga rata-rata VNOM sebesar $52,73 menunjukkan potensi kenaikan 14,1% dari level saat ini. Saham Viper telah naik sekitar 20% sejauh tahun ini.

Diamondback Energy (NASDAQ:FANG) Stock

Diamondback adalah perusahaan minyak dan gas alam independen yang fokus pada akuisisi, pengembangan, dan eksplorasi cadangan minyak dan gas alam tidak konvensional di darat, terutama di Basin Permian. Menariknya, Viper Energy adalah anak perusahaan dari Diamondback.

Perusahaan baru saja mengumumkan kenaikan dividen dasar sebesar 5% menjadi $4,20 per saham. Pada tahun 2025, Diamondback mengumumkan dividen dasar dan variabel sebesar $4,05 per saham. Saham ini menawarkan hasil dividen sebesar 2,2%.

Selasa lalu, analis Raymond James John Freeman menaikkan target harga FANG dari $210 menjadi $240 dan mengulangi peringkat Buy. Analis bintang 5 ini meningkatkan estimasinya untuk Diamondback agar mencerminkan harga minyak mentah yang lebih tinggi akibat konflik Iran. Secara keseluruhan, Wall Street memiliki peringkat Strong Buy untuk saham Diamondback berdasarkan 21 rekomendasi Buy dan tiga Hold. Target harga rata-rata FANG sebesar $194,61 menunjukkan potensi kenaikan sekitar 4%.

Abbott Laboratories (NYSE:ABT) Stock

Raksasa kesehatan Abbott Laboratories fokus pada produk di bidang diagnostik, perangkat medis, nutrisi, dan obat generik bermerek. Umumnya, saham di sektor kesehatan lebih disukai selama masa ekonomi yang menantang karena ketahanan sektornya.

Baru-baru ini, analis UBS Danielle Antalffy mengulangi peringkat Buy pada saham Abbott dengan target harga $158. Analis memperkirakan bisnis jantung struktural perusahaan akan mengalami kenaikan nilai jika hasil positif CHAMPION muncul akhir bulan ini (yang akan dipresentasikan di acara ACC pada 28 Maret), yang menurutnya saat ini kurang dihargai pasar.

Meskipun saham ABT turun tahun ini setelah laporan Q4 yang mengecewakan dan prospek 2026, terutama karena strategi harga baru di divisi Nutrisi dan perlambatan di area pertumbuhan utama MedTech, Antalffy yakin pertumbuhan perangkat medis dua digit dapat dipertahankan. Ia percaya bahwa bisnis jantung struktural adalah salah satu bidang yang kurang dihargai.

Dengan 15 rekomendasi Buy dan satu Hold, saham Abbott mendapatkan peringkat Strong Buy secara konsensus. Target harga rata-rata ABT sebesar $137,67 menunjukkan potensi kenaikan 24,4%. ABT menawarkan hasil dividen sekitar 2%.

Disclaimer & PengungkapanLapor masalah

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan