Kuwait Menembak Jatuh Drone karena Ketegangan Regional Meningkat

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN) Komando Pasukan Cadangan Nasional Kuwait melaporkan pada hari Minggu bahwa pasukannya berhasil mencegat lima drone selama 24 jam terakhir di wilayah yang menjadi tanggung jawab keamanan mereka, di tengah konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Menurut pernyataan yang dibagikan di platform media sosial X, operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk melindungi infrastruktur kritis, menjaga keamanan nasional, dan melawan potensi ancaman. Tidak ada rincian yang diberikan tentang lokasi pasti pencegatan drone atau asal-usul drone tersebut.

Pihak berwenang juga mendesak masyarakat untuk mematuhi pedoman keselamatan dan keamanan yang dikeluarkan oleh lembaga terkait. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Pasukan Cadangan Nasional, bekerja sama dengan tentara, polisi, dan layanan pemadam kebakaran, sepenuhnya siap merespons tindakan apa pun yang dapat mengancam stabilitas negara.

Pengumuman ini muncul saat ketegangan di wilayah tersebut meningkat sejak 28 Februari, ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan militer bersama terhadap Iran, yang mengakibatkan sekitar 1.300 korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei. Iran telah menanggapi dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat keberadaan aset militer AS.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan