Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pasar Belum Bergerak Tahun Ini. Haruskah Investor Khawatir?
Indeks S&P 500 hampir datar sepanjang tahun ini hingga harga minyak mulai melonjak, dan sekarang cenderung menurun.
Sebelum perang dengan Iran, pasar yang stagnan lebih dipengaruhi oleh faktor makroekonomi. Pasar tenaga kerja tetap ketat, inflasi masih lebih tinggi dari yang diinginkan Federal Reserve, dan suku bunga masih dalam tren penurunan. Di sisi positif, konsumen Amerika terbukti tangguh, dan banyak pengecer menunjukkan kekuatan.
Namun, kenaikan harga minyak menurunkan suasana pasar. Apakah saatnya investor mulai khawatir?
Sumber gambar: Getty Images.
Harga minyak, pasar, dan ekonomi
Harga minyak yang lebih tinggi mempengaruhi ekonomi secara umum, karena banyak perusahaan menggunakan minyak dalam operasinya. Biaya yang lebih tinggi menyebabkan laba yang lebih rendah. Dan karena kendaraan listrik belum sepenuhnya populer, harga bahan bakar yang lebih tinggi berarti pendapatan yang lebih sedikit untuk pengeluaran lain. Mudah untuk melihat mengapa pasar tidak menyukainya, meskipun investor yang memiliki saham perusahaan minyak seperti Chevron tidak mengeluh.
Seiring berjalannya perang, jalur menuju harga minyak yang lebih rendah menjadi lebih panjang, yang berarti potensi gangguan terhadap ekonomi juga meningkat. Ini adalah siklus yang telah terjadi berkali-kali sebelumnya, dengan dampak besar, termasuk resesi.
Konsekuensi lain dari kenaikan harga minyak adalah inflasi yang lebih tinggi, karena biaya yang meningkat di berbagai industri berarti harga barang juga naik. Federal Reserve telah berusaha menyeimbangkan penurunan suku bunga dengan menghindari resesi, dan perkembangan baru ini bisa mengacaukan rencana tersebut. Volatilitas ekonomi dapat mendorong pasar turun lebih jauh.
Perluas
SNPINDEX: ^GSPC
Indeks S&P 500
Perubahan Hari Ini
(0,51%) $34,19
Harga Saat Ini
$6733,57
Data Utama
Rentang Hari Ini
$6722,35 - $6754,30
Rentang 52 Minggu
$4835,04 - $7002,28
Volume
723M
Jalan Menuju Keberhasilan Investasi
Ada beberapa hal yang perlu diingat sebagai investor. Salah satunya adalah bahwa kenaikan harga minyak tidak selalu menyebabkan pasar bearish atau crash pasar. Ada banyak faktor yang mempengaruhi bagaimana situasi ini akan berkembang, termasuk apakah perang akan berakhir dengan cepat atau tidak.
Yang lebih penting lagi, bahkan jika pasar mengalami crash, itu adalah bagian dari cara kerja pasar. Sebelumnya telah terjadi crash, koreksi, dan pasar bearish. Peluang terbaik untuk keberhasilan investasi adalah membeli saham-saham hebat dan tetap memegangnya tidak peduli apa yang terjadi di pasar. Secara historis, pasar selalu pulih dan mencapai level tertinggi baru, seperti yang terjadi tahun lalu. Dalam 30 tahun terakhir, termasuk saat crash dan resesi, S&P 500 telah naik sebesar 1.700%, menjadikannya salah satu mesin pencetak kekayaan teraman di planet ini.
Untuk menjawab pertanyaan awal, investor tidak perlu khawatir selama mereka telah membangun portofolio yang terdiversifikasi dengan saham-saham unggulan, termasuk saham jangkar yang tangguh dan saham dividen, dan mereka mampu bertahan melalui volatilitas pasar.