Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Divisi Langka Terungkap dalam Menit Rapat Federal Reserve Terbaru
Rapat Federal Reserve terbaru mengungkapkan ketidaksepakatan yang signifikan di antara pembuat kebijakan mengenai arah kebijakan moneter, menandai momen yang tidak biasa dalam pengambilan keputusan bank sentral. Menurut Odaily yang mengutip notulen resmi rapat, anggota FOMC memilih untuk menurunkan suku bunga, namun keputusan ini menyembunyikan kekhawatiran yang lebih dalam tentang kondisi ekonomi yang membuat para pejabat terbagi secara mendasar tentang langkah terbaik yang harus diambil.
Pejabat Terbagi tentang Keputusan Pemotongan Suku Bunga
Notulen rapat menggambarkan adanya perdebatan internal yang cukup besar mengenai pengurangan suku bunga. Bahkan pejabat yang akhirnya mendukung pemotongan suku bunga mengakui adanya keberatan yang signifikan terhadap langkah tersebut. Beberapa pembuat kebijakan menyebutkan bahwa mereka mungkin lebih memilih mempertahankan kisaran target suku bunga saat ini, mengingat ketidakpastian kondisi ekonomi. Keraguan ini di antara pendukung pemotongan suku bunga menunjukkan ketegangan antara merespons potensi kelemahan ekonomi dan risiko bergerak terlalu cepat.
Salah satu temuan penting dari notulen rapat adalah panduan ke depan yang diberikan oleh beberapa pejabat. Beberapa peserta menyatakan bahwa setelah melakukan pemotongan suku bunga ini, Federal Reserve mungkin perlu berhenti sementara dalam menurunkan suku bunga dan mempertahankan kisaran target suku bunga untuk jangka waktu yang cukup lama. Pandangan hati-hati ini menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan menyadari bahwa ruang untuk pemotongan lebih lanjut terbatas tanpa berpotensi mengganggu kestabilan ekonomi.
Ketidakpastian Ekonomi Memperkuat Ketidaksepakatan Kebijakan
Inti dari ketidaksepakatan ini berpusat pada bagaimana menilai berbagai risiko yang dihadapi ekonomi AS. Pejabat terbagi antara argumen untuk pelonggaran moneter guna mendukung pertumbuhan dan argumen untuk mempertahankan suku bunga demi mengendalikan inflasi atau kekhawatiran stabilitas keuangan lainnya. Perpecahan antara pelonggaran dan pengetatan ini kini muncul dalam dua rapat Federal Reserve berturut-turut, menurut Golden Ten Data, situasi yang dianggap sangat jarang oleh para pakar kebijakan.
Ketegangan yang terus berlanjut ini dalam beberapa notulen rapat menunjukkan ketidakpastian nyata tentang jalur ekonomi ke depan. Alih-alih menunjukkan konsensus kebijakan yang seragam, sesi-sesi terbaru ini mengungkapkan betapa berbeda interpretasi pejabat Fed terhadap data ekonomi yang sama. Kurangnya kohesi ini, yang tercermin dalam notulen rapat resmi, menegaskan posisi sulit yang dihadapi bank sentral dalam menyeimbangkan risiko ekonomi yang saling bertentangan.