Psikolog PHCC Menyarankan Wanita Hamil Membatasi Paparan Berita Menyedihkan

(MENAFN- The Peninsula) The Peninsula

Doha, Qatar: Selama kehamilan, wanita mengalami perubahan fisik dan emosional secara alami. Mereka juga mungkin menjadi lebih sensitif terhadap stres dan tekanan sebagai akibat dari perubahan hormonal dan tanggung jawab yang terkait dengan menantikan bayi baru.

Melalui praktik klinis di bagian dukungan mental, telah diamati bahwa beberapa wanita hamil mungkin menjadi sangat sensitif terhadap berita yang menyedihkan atau yang beredar luas, terutama ketika informasinya tidak jelas atau bertentangan.

Oleh karena itu, memperhatikan kesehatan mental selama tahap ini sangat penting.

Psikolog Klinis di Pusat Kesehatan Al-Mashaf di Perusahaan Kesehatan Primer (PHCC), Dr. Sedki Al-Shazly Al-Sheikh menjelaskan bahwa paparan berita secara terus-menerus melalui televisi atau media sosial dapat meningkatkan perasaan cemas, terutama jika terjadi berulang kali sepanjang hari.

Untuk alasan ini, disarankan untuk membatasi konsumsi berita pada waktu tertentu, seperti dua kali sehari, dan menghindari mengikuti berita yang menyedihkan di malam hari atau sebelum tidur, karena ini dapat menyebabkan pikiran berlebihan dan kesulitan untuk rileks.

Juga disarankan untuk mengurangi browsing berita secara konstan di ponsel dan sebaliknya menghabiskan waktu ini untuk melakukan kegiatan menenangkan seperti membaca, berjalan ringan, atau menghabiskan waktu bersama keluarga.

Kegiatan ini dapat membantu mengembalikan rasa tenang dan keseimbangan emosional.

Mengambil istirahat sesekali dari media sosial juga dapat bermanfaat dalam mengurangi paparan konten yang memicu kecemasan.

Jika perlu tetap mendapatkan informasi tentang perkembangan terkini, wanita hamil dapat mempertimbangkan menerima hanya informasi penting dari orang terpercaya, seperti pasangan atau anggota keluarga dekat, yang dapat mengikuti berita dan berbagi pembaruan utama dengan tenang dan cara yang mempertimbangkan kesejahteraan psikologis wanita selama periode ini.

Menjaga rutinitas harian yang konsisten dapat secara signifikan mendukung stabilitas psikologis. Wanita hamil dianjurkan untuk menjaga waktu tidur dan bangun yang teratur, serta mengatur waktu makan, istirahat, dan aktivitas harian.

Rutinitas yang terstruktur dapat membantu mengurangi kekhawatiran terus-menerus terhadap berita dan peristiwa eksternal, sekaligus meningkatkan rasa stabilitas dan ketenangan.

Beberapa aktivitas sederhana dapat membantu wanita hamil mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati. Ini mungkin termasuk berjalan ringan atau melakukan aktivitas fisik yang sesuai setelah berkonsultasi dengan dokter dan memastikan bahwa aktivitas tersebut cocok untuk kondisi kesehatan individu. Praktik lain yang membantu meliputi latihan pernapasan dalam, membaca, atau melakukan hobi favorit.

Beberapa wanita juga mungkin merasa nyaman dengan praktik spiritual seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, atau berdoa. Praktik ini dapat meningkatkan perasaan ketenangan dan kedamaian batin. Mengintegrasikan kegiatan ini ke dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu menenangkan tubuh, mengurangi tingkat stres, dan meningkatkan kenyamanan serta stabilitas emosional.

Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga keseimbangan psikologis dan fisik selama kehamilan. Pola tidur yang baik terkait dengan regulasi hormon yang berhubungan dengan stres dan suasana hati, seperti kortisol dan melatonin, yang berperan penting dalam mengendalikan siklus tidur-bangun tubuh.

Wanita hamil umumnya disarankan untuk tidur selama 7 hingga 9 jam per hari guna mendukung kesehatan fisik dan mental mereka selama kehamilan.

Kebiasaan tidur yang sehat, seperti mengurangi penggunaan ponsel sebelum tidur, menghindari berita yang menyedihkan di malam hari, dan menciptakan lingkungan tidur yang tenang dan nyaman, dapat membantu meningkatkan relaksasi dan kualitas tidur secara keseluruhan.

Dukungan emosional dari pasangan atau anggota keluarga memainkan peran kunci dalam mengurangi tingkat kecemasan pada wanita hamil. Penelitian dalam psikologi dan kesehatan mental menunjukkan bahwa dukungan sosial adalah salah satu faktor utama yang meningkatkan rasa aman dan stabilitas emosional selama kehamilan.

Berbicara tentang perasaan atau kekhawatiran dengan orang terpercaya dapat membantu wanita hamil mengekspresikan kekhawatiran mereka secara sehat, yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan rasa yakin.

Dr. Al-Sheikh menambahkan bahwa adalah hal yang normal bagi wanita hamil untuk mengalami kecemasan pada waktu tertentu, terutama jika ada kejadian yang mengkhawatirkan. Namun, dalam beberapa kasus, kecemasan dapat menjadi parah atau berlangsung terus-menerus sehingga mempengaruhi kehidupan sehari-hari.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan