Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penyesuaian Terakhir Sebelum Buffett Mundur! Posisi Berkurang hingga 300 Miliar Dolar, Namun Kas Hampir Mencapai 400 Miliar
Dalam kuartal terakhir sebelum Warren Buffett pensiun dari posisi CEO, perusahaan Berkshire Hathaway melakukan restrukturisasi portofolio yang mencolok. Berdasarkan dokumen resmi 13F terbaru yang diungkapkan, jumlah saham yang dipegang oleh sang master investasi global ini telah turun di bawah 300 miliar dolar AS, tetapi cadangan kas melonjak secara drastis ke level tertinggi sepanjang masa hampir 400 miliar dolar AS. Di balik angka kontras ini, apa sinyal investasi yang tersembunyi?
Perombakan besar portofolio saham teknologi, Apple tetap di posisi pertama namun ada pergeseran
Hingga akhir kuartal keempat 2025, peringkat sepuluh saham terbesar Berkshire Hathaway mengalami perubahan yang jelas. Apple tetap di posisi teratas, tetapi jumlah saham yang dipegang mengalami penurunan kecil, menunjukkan sikap berhati-hati Buffett terhadap alokasi saham teknologi. Yang lebih menarik perhatian adalah Amazon yang hampir seluruhnya dijual, keluar dari daftar saham utama, mencerminkan penilaian berhati-hati Berkshire terhadap prospek masa depan perusahaan tersebut. Saham blue-chip tradisional seperti American Express, Bank of America, dan Coca-Cola tetap stabil, peringkat Moody naik dari posisi ketujuh ke keenam, sementara Occidental Petroleum turun dari posisi keenam ke ketujuh, menunjukkan perbedaan yang mencolok dalam struktur portofolio.
Perlu dicatat bahwa The New York Times menjadi satu-satunya saham baru yang dibeli di kuartal keempat, Buffett membeli 5,067 juta saham, mungkin menandakan pandangannya yang baru terhadap peluang pemulihan bisnis media tradisional.
Rumor dibantah oleh dokumen resmi, saham Google tidak mengalami perubahan
Sebelumnya beredar rumor di internet bahwa “Berkshire menutup posisi Google”, tetapi dokumen resmi 13F dengan tegas membantah rumor tersebut. Kepemilikan saham induk Google, Alphabet, tetap tidak berubah di kuartal ini, tidak ada pengurangan sama sekali, menunjukkan bahwa Buffett tetap optimis terhadap bisnis AI dan komputasi awan mereka dalam jangka panjang. Mungkin inilah kekuatan utama dari pasar bullish saat ini.
Cadangan kas yang mencapai rekor tertinggi dan makna strategis di baliknya
Jumlah kas yang dimiliki Buffett jauh melebihi jumlah saham yang dipegang, ini sangat jarang terjadi dalam sejarah. Jika menelusuri catatan, fenomena serupa hanya muncul sekitar 4-5 kali. Setiap kali cadangan kas jauh melampaui portofolio saham, itu menandakan pasar mungkin sedang berada di titik balik penting—baik untuk menyiapkan dana menghadapi peluang mendatang, maupun sebagai langkah antisipasi risiko pasar. Kali ini, apa yang sedang direncanakan Buffett dalam pengambilan keputusan investasinya, patut menjadi perhatian pasar.