Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sohrab Sharma Dijatuhi Hukuman Delapan Tahun atas Penipuan Kripto Centra Tech $25 Juta
Sohrab Sharma, dikenal dengan alias “Sam Sharma,” telah dijatuhi hukuman penjara federal selama delapan tahun karena mengatur skema cryptocurrency besar melalui Centra Tech. Perusahaan yang berbasis di Miami ini menipu investor sebesar $25 juta melalui penawaran koin awal (ICO) ilegal, menurut pengumuman resmi dari Jaksa Agung AS untuk Distrik Selatan New York. Sharma juga diperintahkan membayar denda sebesar $20.000 dan menyita sekitar $36 juta dari hasil ilegal tersebut.
Penipuan Centra Tech: Bagaimana Sohrab Sharma Menyesatkan Investor
Centra Tech secara palsu mempromosikan dirinya sebagai platform layanan keuangan cryptocurrency yang sah, menjanjikan akses kepada produk berbasis crypto termasuk kartu debit bermerek. Pada kenyataannya, Sohrab Sharma dan rekannya menggunakan pemasaran menyesatkan dan pernyataan material palsu untuk mengumpulkan dana melalui upaya penggalangan dana ICO yang curang. Perusahaan mengeluarkan token digital kepada investor yang tidak curiga yang percaya pada janji-janji tersebut.
Pada Juli 2017, Sharma bersama pendiri lainnya, Robert Farkas dan Raymond Trapani, meluncurkan ICO palsu yang akhirnya mengumpulkan $25 juta dari korban. Sharma sebelumnya mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi untuk melakukan penipuan sekuritas, penipuan transfer kawat, dan penipuan surat pos. Tuduhan ini langsung berasal dari penggunaan klaim palsu dan penghilangan informasi yang dirancang untuk menipu investor agar membeli token digital yang tidak berharga.
Rekan Konspirator Menghadapi Hukum
Tindakan penegakan hukum terhadap Sohrab Sharma tidak hanya berupa hukuman individu. Robert Farkas, salah satu mitra utama Sharma dalam skema ini, dijatuhi hukuman penjara satu tahun dan satu hari pada bulan Desember. Farkas juga harus menyelesaikan tiga tahun masa pengawasan, menyita aset curian sebesar $347.062, dan menyerahkan jam Rolex yang dibeli dengan hasil dari penipuan tersebut.
Pemulihan Aset Federal
Marshals AS menyita kepemilikan cryptocurrency dari Centra Tech dan melikuidasi aset ether sebesar sekitar $33,4 juta. Pemulihan ini merupakan kemenangan penting dalam upaya penegakan hukum pemerintah untuk memerangi penipuan cryptocurrency dan melindungi investor ritel dari skema penipuan yang canggih.
Konteks Pasar
Perdagangan Bitcoin saat ini tetap volatil, dengan BTC diperdagangkan di $67.27K pada saat laporan ini dibuat, turun 1,42% dalam 24 jam terakhir. Kasus Centra Tech menjadi pengingat penting akan perlunya pengawasan regulasi dan ketelitian investor dalam lanskap cryptocurrency yang terus berkembang.