Rusia akan memberlakukan regulasi penuh terhadap pasar cryptocurrency pada tahun 2027—pembelian oleh investor ritel dibatasi hingga 4.000 dolar

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Rusia mengubah sikapnya terhadap regulasi pasar aset kripto dan berencana menerapkan kerangka regulasi cryptocurrency secara penuh mulai 1 Juli 2027. Ketua Komite Pasar Keuangan Duma Rusia, Anatoly Aksakov, mengungkapkan pada bulan Maret bahwa penerapan regulasi bertahap ini akan selesai paling lambat Juni 2026.

Kerangka Regulasi Cryptocurrency Bertahap di Rusia

Sistem regulasi baru ini membedakan antara investor individu dan institusi, serta menerapkan aturan yang berbeda untuk masing-masing. Dalam kerangka yang diajukan Bank Sentral Rusia pada Desember 2025, perdagangan aset kripto akan dilegalkan, tetapi penggunaannya sebagai alat pembayaran domestik tidak diizinkan.

Selain itu, penambang cryptocurrency juga akan menjadi subjek regulasi baru. Aksakov menyatakan, “Usaha penambangan akan diupayakan untuk dilegalkan sebisa mungkin.” Tindakan ilegal dalam penambangan akan dikenai sanksi administratif, keuangan, dan pidana.

Aturan Berbeda Berdasarkan Jenis Investor—Pembatasan Pembelian untuk Investor Ritel

Perubahan terbesar adalah pembatasan pembelian aset kripto bagi investor ritel (non-qualified investor). Otoritas Rusia sedang mempertimbangkan batas pembelian sebesar 300.000 rubel (sekitar 4.000 dolar AS) per investor kecil.

Sementara itu, investor institusi dan individu dengan aset tinggi yang diklasifikasikan sebagai investor qualified dapat membeli aset digital tanpa batasan, asalkan mereka lulus tes penilaian risiko yang membuktikan pemahaman mereka terhadap risiko perdagangan aset kripto. Investasi dalam semua jenis cryptocurrency, kecuali privacy coin, kemungkinan akan diizinkan.

Cryptocurrency Utama Disetujui, Privacy Coin Dibatasi

Bank Sentral Rusia bertugas menyusun daftar cryptocurrency utama yang diizinkan untuk diperdagangkan. Menurut sumber industri, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) pasti akan termasuk. Mengingat popularitasnya di dalam negeri, kemungkinan juga akan disetujui Solana (SOL) dan Toncoin (TON).

Sebaliknya, privacy coin seperti Monero (XMR), Zcash (ZEC), dan Dash secara eksplisit dilarang untuk dibeli. Otoritas Rusia menilai bahwa aset kripto yang menawarkan anonimitas tinggi tidak dapat menjalankan pemeriksaan anti-pencucian uang (AML), karena aliran dana tidak dapat dilacak, sehingga tidak termasuk dalam regulasi.

Penambang Juga Akan Diatur dalam Kerangka Regulasi

Untuk melegalkan industri penambangan, otoritas Rusia berencana menetapkan standar regulasi yang jelas bagi pelaku penambangan. Perusahaan dan individu yang melakukan penambangan harus memperoleh lisensi sesuai kerangka baru ini. Kegiatan penambangan ilegal dan perantara yang melanggar aturan akan dikenai sanksi setara dengan pelanggaran perbankan ilegal.

Perkembangan Regulasi Aset Kripto Secara Internasional

Bursa kripto besar seperti Binance juga menghadapi tantangan regulasi di berbagai negara. Pada Maret 2026, Binance melaporkan kepada Subkomite Investigasi Tetap Senat AS bahwa hasil penyelidikan internal mereka menunjukkan tidak ada transaksi langsung dengan entitas Iran di platform mereka. Ini menanggapi tudingan bahwa sekitar 1,7 miliar dolar AS dalam aset kripto mengalir ke kelompok terkait Iran. Binance menyatakan bahwa laporan media tidak akurat dan menegaskan telah menghapus akun terkait serta bekerja sama dengan otoritas.

BTC-1,04%
ETH-0,3%
SOL-0,13%
TON0,45%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan