Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ang Tom Lee Formula: Tumigil na ang Timing, Simulan ang Pagbili sa Pagbaba
Saat Bitcoin dan Ethereum terus menurun minggu lalu, pasar cryptocurrency yang cemas fokus mencari titik masuk yang sempurna. Namun, Tom Lee dari Fundstrat menawarkan pandangan berbeda: jangan menunggu harga terendah. Sebaliknya, anggap penurunan saat ini sebagai peluang yang sah untuk membeli, menurut pernyataannya di Consensus Hong Kong 2026 minggu lalu.
“Seharusnya kamu memikirkan peluang di sini daripada menjual,” pesan sederhana dari kepala investasi Fundstrat. Tetapi di balik ide sederhana ini terdapat analisis pasar yang mendalam dan data historis yang mendukung posisinya.
Pasar Cryptocurrency Dalam Mode Krisis
Lanskap pasar saat ini benar-benar menakutkan bagi para investor. Bitcoin, yang pernah mencapai rekor tertinggi $126.080 pada Oktober 2025, telah turun lebih dari 50% ke level saat ini $67.190. Ini adalah penurunan terbesar sejak 2022, menunjukkan intensitas koreksi pasar saat ini.
Ethereum tidak jauh berbeda—turun ke $1.970 dari level yang lebih tinggi, menimbulkan tekanan tersendiri pada aset berisiko. Dalam waktu hanya 24 jam, kedua aset ini turun lagi sebesar 1-2%, menunjukkan tekanan jual yang terus berlanjut.
Mengapa? Menurut Tom Lee, masalahnya bukan hanya di pasar cryptocurrency. Volatilitas pada logam mulia, terutama emas, memicu margin call dan likuidasi paksa di semua aset berisiko. Pada akhir Januari, kapitalisasi pasar emas berfluktuasi triliunan USD dalam satu hari—fenomena ini secara langsung mempengaruhi valuasi cryptocurrency.
Tom Lee: Lompatan yang Tidak Boleh Dilewatkan
Meskipun rekam jejak prediksi harga Tom Lee campuran (dia meramalkan Bitcoin mencapai $200.000 pada akhir 2025, tetapi hanya mencapai $126.000), tesis saat ini didasarkan pada analisis dinamika teknikal dan pasar yang solid.
Lee menunjukkan bahwa emas kemungkinan sudah mencapai puncaknya tahun ini, yang berarti volatilitas logam mulia mungkin akan stabil. Jika benar demikian, aset berisiko seperti Bitcoin dan Ethereum memiliki peluang untuk pemulihan signifikan. Implikasinya sederhana: mereka yang mulai posisi sekarang bisa mendapatkan titik masuk premium sebelum rally besar.
Untuk Bitcoin, diperkirakan akan terus rebound hingga 2026 setelah koreksi 50%. Untuk Ethereum, skenario lebih teknikal—dan di sinilah analisis menjadi menarik.
Ethereum: Teori “Titik Terendah Sempurna”
Bagian paling menarik dari analisis Tom Lee adalah tentang Ethereum, yang dia buat berdasarkan input dari teknisi pasar Tom DeMark. Lee menyarankan bahwa Ethereum mungkin akan turun sedikit lagi—mungkin di bawah $1.800—untuk membentuk apa yang disebut “titik terendah sempurna.”
Polanya bukan hal baru. Dalam sejarah Ethereum sejak 2018, penurunan 50% secara konsisten diikuti oleh pemulihan tajam. Jika pola ini terulang, artinya setelah penurunan sementara, Ethereum bisa memulai rally multi-bulan yang melampaui ekspektasi pasar.
Implikasinya bisa jadi yang terburuk belum datang untuk Ethereum, tetapi saat “titik terendah sempurna” tercapai, ini akan menjadi titik masuk penting bagi investor yang sabar.
Pengalaman Prediksi Tom Lee
Perlu juga dipahami konteks di mana kepercayaan Tom Lee muncul. Pada Agustus 2025, dia memprediksi Bitcoin mencapai $200.000 pada akhir tahun, target yang tidak tercapai. Pada 31 Januari 2026, Bitcoin sudah mencapai $78.500. Rekam jejaknya campuran dan selalu ada kemungkinan prediksinya salah.
Namun, inti dari pesannya bukan soal timing di titik tertentu. Ini tentang posisi makro: penjualan tidak tak terbatas, dan pendekatan yang lebih bijaksana adalah mulai akumulasi saat kelemahan signifikan daripada menunggu titik terendah yang sempurna.
Kesimpulan
Tesis Tom Lee sederhana tetapi bertentangan dengan emosi pasar: alih-alih panik menjual, lihat koreksi 50% sebagai peluang rebalancing. Tidak semua investor bisa menebak titik terendah secara tepat, tetapi mereka yang memulai pembelian disiplin di level ini secara historis mengungguli dalam jangka panjang.
Pasar cryptocurrency sangat volatil dan tidak dapat diprediksi, tetapi salah satu pola yang konsisten adalah koreksi besar akhirnya berbalik. Pertanyaannya bukan kapan, tetapi apakah kamu siap untuk berinvestasi sekarang.