Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kripto Turun Hari Ini Seiring Tekanan Berkelanjutan pada Sektor Software
Pasar kripto memulai minggu dengan sentimen negatif, mencerminkan tekanan yang lebih luas di sektor teknologi dan pasar global. Kripto turun hari ini mengikuti pola penurunan di berbagai kelas aset, terutama di sektor software yang terus mengalami koreksi signifikan. Bitcoin, aset kripto terbesar, mencatatkan pergerakan turun dengan kondisi yang menunjukkan ketidakpastian pasar.
Bitcoin Terkoreksi di Tengah Volatilitas Pasar Global
Bitcoin terkoreksi ke level $67.380, turun 1,39% dalam 24 jam terakhir, melampaui rentang perdagangan akhir pekan yang sebelumnya berada di $68.000-$70.000. Pergerakan ini terjadi pada sesi perdagangan awal Amerika Serikat, meninggalkan posisi yang lebih lemah untuk aset digital terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.
Penurunan bitcoin sejalan dengan pembukaan yang lebih lunak untuk pasar saham Amerika Serikat secara keseluruhan. Nasdaq turun 0,8% sementara S&P 500 melemah sebesar 0,6%, menunjukkan sentimen risiko yang menurun di seluruh spektrum aset. Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran investor atas prospek ekonomi makro dan ketidakpastian kebijakan.
Korelasi Kuat antara Kripto dan Saham Perangkat Lunak
Kelemahan pada bitcoin bertepatan dengan penurunan berkelanjutan di sektor software, di mana iShares Expanded Tech-Software Sector ETF (IGV) turun 3% dan kini berada 32% di bawah level tertingginya pada Oktober. Saham perangkat lunak menghadapi tekanan berkepanjangan, dengan alat kecerdasan buatan yang berkembang pesat dilihat sebagai potensi ancaman bagi model bisnis tradisional.
Pasar semakin menganggap bitcoin sebagai perpanjangan dari sektor teknologi, bukan sebagai kelas aset yang berdiri sendiri. Dengan logika tersebut, jika AI dipersepsikan sebagai risiko bagi software stocks, hal yang sama juga berlaku untuk aset digital. Perspektif ini telah memperkuat korelasi antara dua kelompok investasi ini.
Pergerakan negatif juga meluas ke sektor komoditas. Emas turun 3% menjadi sekitar $4.860 per ons, sementara perak mengalami penurunan yang lebih tajam sebesar 6%, kini berada 40% di bawah puncaknya pada akhir Januari. Saham-saham terkait kripto juga mundur, termasuk MicroStrategy (MSTR), pemegang bitcoin korporat terbesar, yang turun sekitar 5%, diikuti Circle (CRCL), penerbit stablecoin USDC, dengan pergerakan serupa.
Penambang bitcoin seperti Riot Platforms (RIOT), Marathon Digital (MARA), CleanSpark (CLSK), Cipher Mining (CIFR), dan TeraWulf (WULF) semuanya tercatat turun antara 4%-5%. Penurunan sektor penambangan ini mencerminkan sentimen risiko yang lebih luas di industri kripto.
Pasar Kripto Butuh Narasi Segar untuk Pulih
Paul Howard, direktur senior di firma perdagangan Wincent, memberikan pandangan bahwa kripto tetap terkait erat dengan sentimen makro ekonomi. Menurut Howard, berita ekonomi makro telah sangat berkorelasi dengan profil risiko kripto selama 12 bulan terakhir, dan ekspektasi bahwa data makro akan tetap lemah menunjukkan sikap perdagangan yang berhati-hati di kalangan investor.
Dia mengidentifikasi putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat mengenai kebijakan tarif, yang diharapkan keluar pada akhir pekan, sebagai katalis jangka pendek yang berpotensi memberikan dampak lebih besar dibandingkan data ekonomi rutin. Namun, untuk periode mendatang, Howard memproyeksikan fase konsolidasi lebih lanjut ketika bitcoin dan pasar aset digital yang lebih luas mencari momentum baru yang cukup kuat untuk menarik kembali aliran modal dari saham AI dan sektor komoditas.
“Kripto masih memiliki pekerjaan yang perlu diselesaikan untuk memposisikan dirinya kembali sebagai kelas aset yang menarik. Harga yang relatif rendah saat ini belum cukup menjadi daya tarik yang fundamental,” tutur Howard. Pernyataan ini menggambarkan bahwa komunitas investor kripto menanti narasi baru yang lebih persuasif untuk membangkitkan kembali minat dan aliran modal ke dalam ekosistem digital.
Sementara itu, pertumbuhan di pasar kripto Latin Amerika menunjukkan dinamika yang berbeda, dengan volume transaksi meningkat 60% menjadi $730 miliar pada 2025. Brasil dan Argentina memimpin ekspansi ini, didorong oleh penggunaan stablecoin untuk transfer lintas batas dan pembayaran digital. Meski demikian, pergerakan global kripto turun hari ini tetap didominasi oleh sentimen makro Amerika dan Eropa yang lebih pesimis.