Israel Menyerang Iran, AS Bergabung

(MENAFN- Kashmir Observer) ** Dubai** – Saat pembicaraan berisiko tinggi antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase yang disebut pejabat sebagai fase penentu di Jenewa, Israel melancarkan serangan militer besar terhadap Iran dini hari Sabtu. Pejabat AS kemudian mengonfirmasi bahwa Washington turut serta dalam operasi tersebut.

Serangan ini terjadi hanya satu hari setelah kapal perang AS Gerald Ford berlabuh dekat Israel, langkah yang secara luas dianggap sebagai bentuk pencegahan terhadap kemungkinan balasan Iran sebagai antisipasi aksi bersama AS–Israel.

ADVERTISEMENT

** Ledakan di Seluruh Iran**

Beberapa ledakan dilaporkan terjadi di seluruh ibu kota Iran, Teheran, dengan suara ledakan juga terdengar di beberapa kota lain, termasuk Kermanshah, Lorestan, Tabriz, Isfahan, dan Karaj, menurut laporan media lokal.

Asap tebal terlihat naik dari sebuah distrik di Teheran tempat Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyed Ali Khamenei, dikenal tinggal. Daerah ini juga menampung istana presiden dan Dewan Keamanan Nasional. Surat kabar Iran Sharq melaporkan adanya asap yang terlihat di sekitar lokasi.

Saksi mata di Teheran menggambarkan mendengar ledakan keras. Televisi negara Iran kemudian mengakui adanya ledakan tetapi tidak memberikan rincian penyebabnya. Belum ada angka korban resmi yang dirilis, dan belum ada reaksi resmi dari otoritas Iran.

** Operasi Gabungan AS–Israel**

Menurut pejabat AS dan sumber yang akrab dengan operasi tersebut, yang berbicara tanpa menyebut nama karena sensitivitas aksi militer ini, Amerika Serikat secara aktif terlibat dalam serangan tersebut.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut operasi ini sebagai upaya “menghilangkan ancaman”, meskipun ia menolak menjelaskan lebih jauh.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kampanye udara bersama ini bertujuan untuk membongkar aparat keamanan Iran.

ADVERTISEMENT

** Keadaan Darurat dan Penutupan Wilayah Udara**

Secara bersamaan, sirene berbunyi di seluruh Israel saat militer Israel mengeluarkan apa yang disebutnya sebagai “peringatan proaktif” tentang kemungkinan peluncuran misil ke wilayah Israel. Tentara Israel menyatakan keadaan darurat dan mendesak warga untuk tetap dekat dengan tempat perlindungan bom.

Menanggapi serangan tersebut, Iran menutup wilayah udaranya. Juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, Majid Akhavan, mengumumkan bahwa Notis untuk Misi Udara (NOTAM) telah dikeluarkan.

Read Also Iran Balas Serangan: Roket Meluncur ke Israel, Ledakan Guncang Basis AS di Teluk Video: Israel Serang Iran, AS Ikut Serta

Majid Akhavan menyatakan bahwa wilayah udara Iran akan ditutup setidaknya selama enam jam dan menyarankan masyarakat untuk menghindari bandara sampai ada pengumuman resmi lebih lanjut.

** Konteks Politik**

Serangan ini terjadi di tengah negosiasi diplomatik yang sensitif antara Washington dan Teheran. Mehran Kamrava, direktur Unit Studi Iran di Pusat Riset dan Kebijakan Arab dan profesor di Universitas Georgetown di Qatar, menyiratkan bahwa Israel mungkin berusaha menggagalkan pembicaraan tersebut.

Kamrava dikutip oleh Al Jazeera mengatakan bahwa meskipun ia tidak menyangka AS akan langsung menyerang Iran, Israel telah “cukup vokal tentang niatnya untuk merusak negosiasi AS–Iran.”

“Seperti yang dilakukan bulan Juni lalu,” kata Kamrava, “kelihatannya mereka melancarkan serangan yang dirancang untuk menggagalkan negosiasi antara Iran dan AS.”

** Situasi yang Sedang Berkembang**

Rincian masih terbatas, dan otoritas Iran belum bereaksi.

Dengan kedua negara dalam keadaan siaga tinggi dan pembatasan wilayah udara diberlakukan, situasi tetap tidak stabil, menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi regional yang lebih luas.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan