Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bagaimana data PCE akan mengubah narasi pasar Bitcoin? Peluang di bawah tekanan penjualan dari para whale
Menurut analisis mendalam dari CryptoQuant, Bitcoin saat ini menghadapi tekanan dari para investor besar yang terus mengurangi kepemilikannya, yang menjadi alasan utama mengapa kinerja Bitcoin tertinggal dibandingkan aset safe haven tradisional seperti emas dan perak. Pasar sedang mengalami pergeseran dalam alokasi modal, dan data PCE yang akan dirilis selanjutnya akan menjadi momen kunci untuk mengubah pola ini.
Pengurangan Kepemilikan oleh Investor Besar Menyebabkan Kinerja Bitcoin Tertinggal
Performa Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir mengecewakan. Berdasarkan data terbaru, Bitcoin masih sekitar 30% di bawah puncak historisnya, sementara ETF Bitcoin dari waktu yang sama telah mengalami penurunan sebesar 5,1 miliar dolar AS dari puncaknya. Lebih menarik lagi, sejak Oktober, tekanan jual dari investor besar (paus) terus berlanjut, dan perilaku jual pasif ini memberikan tekanan turun yang jelas terhadap harga.
Sebaliknya, aset risiko lainnya menunjukkan performa yang relatif kuat. Indeks S&P 500 hanya 1% di bawah puncak historisnya, dan indeks Nasdaq juga hanya 3% di bawah puncak tertingginya, keduanya didorong oleh pertumbuhan saham teknologi berbasis AI.
Perpindahan Modal ke Aset Safe Haven, Emas dan Perak Menjadi Favorit Baru
Fenomena menarik adalah modal pasar tidak mengalir ke Bitcoin, melainkan beralih ke aset safe haven tradisional. Harga emas telah naik sekitar 25% di atas rata-rata 200 hari, dan performa perak bahkan lebih mencengangkan dengan kenaikan 45%, mendekati rekor tertinggi selama pandemi COVID-19 pada 2020. Ini menunjukkan bahwa, dalam ketidakpastian ekonomi, investor tetap memilih instrumen safe haven yang telah teruji waktu.
Perlu dicatat bahwa korelasi Bitcoin dengan Nasdaq mulai melemah sejak Agustus, sementara korelasi dengan emas mulai berbalik menjadi negatif sejak Juli. Ini menandakan bahwa Bitcoin tidak lagi dianggap sebagai aset risiko, dan investor tidak lagi menggunakannya sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi.
Data PCE Menjadi Titik Balik Kunci
Dalam konteks ini, pengumuman data PCE menjadi sangat penting. Jika data yang akan dirilis menunjukkan angka yang moderat, hal ini dapat meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kebijakan pelonggaran Federal Reserve, dan memberi dorongan kenaikan baru bagi Bitcoin. Sebaliknya, jika data lebih tinggi dari perkiraan, kemungkinan akan memperkuat tren saat ini di mana modal lebih mengalir ke aset safe haven.
Analisis CryptoQuant menunjukkan bahwa perbedaan performa pasar saat ini mencerminkan sikap hati-hati investor terhadap prospek ekonomi. Data PCE akan langsung mempengaruhi penilaian ulang terhadap likuiditas di pasar, dan menentukan apakah modal bersedia kembali mempertimbangkan Bitcoin sebagai bagian dari portofolio. Bagi investor Bitcoin, pengumuman data ini bisa menjadi titik balik penting.