Hormuz terhambat, tangki penuh, Irak kemungkinan mengurangi produksi harian hingga 3 juta barel

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Irak telah mulai menutup produksi di ladang minyak terbesarnya, tangki penyimpanan minyak mentah cenderung jenuh, dan jika blokade Selat Hormuz terus berlanjut, kehilangan produksi negara itu bisa mencapai 3 juta barel per hari, setara dengan dua pertiga dari total kapasitas produksinya.

Menurut berita CCTV, pada tanggal 3 waktu setempat, Kementerian Perminyakan Irak mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa karena penutupan Selat Hormuz dan gangguan pengiriman internasional, masuknya kapal tanker minyak ke perairan Teluk Persia diblokir, dan ada kekurangan kapal tanker di pelabuhan Irak selatan**Zona minyak selatan ladang minyak raksasa selatan negara itu mengumumkan penangguhan produksi.**Selain itu, terpengaruh oleh situasi regional, Daerah Otonomi Kurdi (Wilayah Kurdistan) di Irak utara mengumumkan pada tanggal 3 bahwa mereka akan menangguhkan ekspor minyak dari wilayah Iku ke pelabuhan Ceyhan di Turki.

Dampak dari putaran krisis ini tidak terbatas pada Irak. Serangan balasan Iran di Timur Tengah telah memengaruhi banyak infrastruktur energi, dengan Arab Saudi menutup kilang minyak terbesarnya dan Qatar menangguhkan produksi unit ekspor LNG terbesar di dunia setelah serangan drone.Blokade substansial Selat Hormuz mendorong pasar energi ke dalam ketegangan umum.

Tangki penyimpanan penuh dan terpaksa mengurangi produksi

Ladang minyak Rumaila dioperasikan bersama oleh BP dengan pemerintah Irak dan PetroChina, anak perusahaan dari China National Petroleum Corporation, dan merupakan salah satu ladang minyak terbesar di dunia. Data BP menunjukkan bahwa lapangan tersebut akan memproduksi lebih dari 1,4 juta barel per hari pada tahun 2024, dibandingkan dengan sekitar 1,2 juta barel pada awal tahun lalu. Produksi harian ladang minyak Sigulna No. 2 mendekati 500.000 barel.

Ketika Selat Hormuz praktis tidak dapat dilewati dan jumlah kapal yang memasuki Teluk Persia berkurang secara drastis, tangki penyimpanan darat negara-negara penghasil minyak akan dengan cepat terisi, dan pemotongan produksi paksa akan menjadi satu-satunya pilihan。 Selat Hormuz adalah rute pengiriman utama bagi negara-negara penghasil minyak Timur Tengah untuk mengangkut minyak mentah ke pasar global, dan perang di Iran hampir menutup jalur air.

Ekspor Kurdistan juga terganggu

Kesengsaraan ekspor Irak tidak berhenti di ladang minyak selatan. Menurut Bloomberg, mengutip orang-orang yang akrab dengan masalah ini, wilayah Kurdistan semi-otonom Irak telah menangguhkan ekspor minyak mentah ke pelabuhan Ceyhan Turki, dan saluran ekspor utara juga telah terganggu.

Rute pipa yang diekspor dari Kurdistan melalui Turki sebelumnya dipandang sebagai opsi alternatif untuk melewati Selat Hormuz. Sekarang saluran tersebut telah terputus, itu berarti hampir semua saluran ekspor utama di Irak telah diblokir, dan ekspor minyak mentah negara itu hampir terhenti total.

Peringatan risiko dan penafian

        Pasar berisiko, dan investasi perlu berhati-hati. Artikel ini bukan merupakan saran investasi pribadi dan tidak memperhitungkan tujuan investasi tertentu, situasi keuangan, atau kebutuhan pengguna individu. Pengguna harus mempertimbangkan apakah pendapat, pendapat, atau kesimpulan yang terkandung dalam artikel ini konsisten dengan keadaan spesifik mereka. Berinvestasilah sesuai dengan risiko Anda sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)