Ekonomi Agen dan Masa Depan Arbitrase Tanpa Kepercayaan
Mereka sedang melaju pesat memasuki era “Ekonomi Agen” (Agent Economy). Segera, sebagian besar transaksi Anda, operasi DeFi bahkan perjanjian bisnis akan diwakili oleh agen AI. Namun, ada satu celah fatal: jika agen AI Anda gagal, apa yang harus dilakukan? Anda tidak bisa mengajukan kode atau kotak hitam yang berisi ratusan interaksi mesin ke pengadilan tradisional. Dalam ekonomi terdesentralisasi yang tanpa kepercayaan (Trustless), kita sangat membutuhkan sistem penyelesaian sengketa yang juga tanpa kepercayaan sebagai infrastruktur dasar. Situasi Hipotetik dan Solusinya Bayangkan Anda mengdeploy agen AI untuk melakukan arbitrase lintas rantai, atau mengelola pengadaan rantai pasok otomatis. Hasilnya, karena keterlambatan data oracle, agen gagal memenuhi SLA (Service Level Agreement) yang ketat dalam kontrak pintar, sehingga Anda kehilangan sejumlah besar dana. Pihak lain menganggap itu sepenuhnya tanggung jawab Anda, sementara Anda menganggap diri sebagai korban logika AI. Siapa yang akan memutuskan? Pengacara tradisional pun kesulitan memahami hash di blockchain ini. Saat itulah, kita membutuhkan solusi yang dirancang khusus untuk era Web3 dan AI: Senjata Rahasia Pengadilan di Blockchain Inti dari Internet Court terletak pada bagaimana ia menangani konflik antara AI dan manusia (atau AI dan AI). Senjata rahasianya adalah pengenalan juri AI di blockchain. Sistem mampu secara langsung mengekstrak dan menganalisis catatan eksekusi di blockchain yang kompleks, serta riwayat interaksi kontrak pintar sebagai bukti. Juri AI beroperasi 24/7, membawa waktu penyelesaian yang sangat cepat—tanpa jadwal panjang, tanpa biaya pengacara yang mahal. Masa depan ekonomi berjalan di atas kode, dan yang menjaga ketertiban ini pasti adalah pengadilan di blockchain yang terdesentralisasi dan efisien.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ekonomi Agen dan Masa Depan Arbitrase Tanpa Kepercayaan
Mereka sedang melaju pesat memasuki era “Ekonomi Agen” (Agent Economy). Segera, sebagian besar transaksi Anda, operasi DeFi bahkan perjanjian bisnis akan diwakili oleh agen AI.
Namun, ada satu celah fatal: jika agen AI Anda gagal, apa yang harus dilakukan?
Anda tidak bisa mengajukan kode atau kotak hitam yang berisi ratusan interaksi mesin ke pengadilan tradisional. Dalam ekonomi terdesentralisasi yang tanpa kepercayaan (Trustless), kita sangat membutuhkan sistem penyelesaian sengketa yang juga tanpa kepercayaan sebagai infrastruktur dasar.
Situasi Hipotetik dan Solusinya
Bayangkan Anda mengdeploy agen AI untuk melakukan arbitrase lintas rantai, atau mengelola pengadaan rantai pasok otomatis. Hasilnya, karena keterlambatan data oracle, agen gagal memenuhi SLA (Service Level Agreement) yang ketat dalam kontrak pintar, sehingga Anda kehilangan sejumlah besar dana. Pihak lain menganggap itu sepenuhnya tanggung jawab Anda, sementara Anda menganggap diri sebagai korban logika AI. Siapa yang akan memutuskan?
Pengacara tradisional pun kesulitan memahami hash di blockchain ini. Saat itulah, kita membutuhkan solusi yang dirancang khusus untuk era Web3 dan AI:
Senjata Rahasia Pengadilan di Blockchain
Inti dari Internet Court terletak pada bagaimana ia menangani konflik antara AI dan manusia (atau AI dan AI). Senjata rahasianya adalah pengenalan juri AI di blockchain.
Sistem mampu secara langsung mengekstrak dan menganalisis catatan eksekusi di blockchain yang kompleks, serta riwayat interaksi kontrak pintar sebagai bukti.
Juri AI beroperasi 24/7, membawa waktu penyelesaian yang sangat cepat—tanpa jadwal panjang, tanpa biaya pengacara yang mahal.
Masa depan ekonomi berjalan di atas kode, dan yang menjaga ketertiban ini pasti adalah pengadilan di blockchain yang terdesentralisasi dan efisien.