Pejabat tinggi Israel baru-baru ini secara terbuka mengakui bahwa sekitar 70.000 warga Palestina telah meninggal dalam konflik terbaru. Menurut laporan dari Ming Pao News yang mengutip media Israel dan Inggris, pejabat tersebut membuat pernyataan ini pada hari Kamis lalu (29 Januari). Namun, pihak militer Israel segera membantah angka tersebut keesokan harinya, mengklaim bahwa jumlah korban yang disebutkan tidak sesuai dengan statistik resmi mereka. Kontroversi ini menyoroti ketegangan yang terus berlangsung seputar data korban jiwa Palestina, dan perubahan posisi resmi juga memicu perhatian lebih dari masyarakat internasional.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan