Bagaimana Big Tech Menggeser Bitcoin dari Peringkat Sepuluh Aset Teratas

Pasar kripto mengalami koreksi signifikan hari ini, dengan Bitcoin merosot ke posisi ke-11 di papan peringkat aset global—sebuah pembalikan dramatis yang menegaskan pergeseran kekuatan yang lebih luas menuju perusahaan teknologi besar. Harga Bitcoin turun ke $71,43K, mengurangi kapitalisasi pasarnya menjadi $1,427 triliun, menandai salah satu penurunan terburuk sejak Oktober. Dampak yang lebih luas sangat parah, dengan likuidasi total mencapai $1,8 miliar di seluruh derivatif kripto dalam jendela waktu 24 jam.

Namun, perjuangan Bitcoin melampaui volatilitas pasar yang biasa. Kisah sebenarnya terletak pada bagaimana perusahaan teknologi besar telah merebut imajinasi investor dan aliran modal dengan mengorbankan kripto. Perusahaan seperti Nvidia, Google, Microsoft, dan Saudi Aramco telah menjadi begitu dominan sehingga mereka secara kolektif menggantikan tempat perlindungan aman tradisional—dan Bitcoin bersamanya. Bahkan produsen semikonduktor TSMC kini memiliki nilai pasar yang lebih besar daripada mata uang kripto terkemuka. Ini menunjukkan pergeseran fundamental dalam cara lembaga mengalokasikan modal.

Kenaikan Tak Terhentikan Big Tech dan Dominasi AI

Katalis utama di balik penurunan Bitcoin melibatkan redistribusi besar fokus investasi ke perusahaan teknologi besar yang sangat bertaruh pada kecerdasan buatan. Investor telah mengalirkan miliaran ke raksasa teknologi, didorong oleh keyakinan bahwa peningkatan produktivitas AI akan menghasilkan pengembalian jangka panjang yang substansial. Nvidia dan Google muncul sebagai pemenang jelas dalam kompetisi ini untuk modal, dengan penilaian tertinggi dan antusiasme investor yang berkelanjutan.

Yang menarik, aset safe-haven tradisional seperti emas dan perak juga mengalami penurunan harga, meskipun mereka tetap menduduki peringkat lebih tinggi di daftar aset global. Ini menunjukkan bahwa penjualan ini bukan sekadar fenomena khusus kripto, tetapi mencerminkan rotasi yang lebih luas menuju teknologi dan menjauh dari posisi defensif. Alasan di balik pergeseran ini cukup sederhana: dalam lingkungan percepatan teknologi dan potensi pelonggaran suku bunga, aset berbasis pertumbuhan tampak lebih menarik daripada lindung nilai tradisional.

Ketidakpastian Kebijakan Memperkuat Kecemasan Pasar

Sebagian besar volatilitas hari ini berasal dari sinyal Federal Reserve dan keputusan personel yang membuat investor tidak pasti tentang arah kebijakan moneter di masa depan. The Fed mempertahankan suku bunga di 3,5% sambil menolak untuk berkomitmen terhadap pemotongan suku bunga dalam waktu dekat, menciptakan momen tegang bagi aset berisiko.

Situasi semakin memburuk ketika Presiden Trump mengumumkan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve berikutnya. Warsh secara historis dikenal sebagai “hawk” inflasi, yang mendukung suku bunga lebih tinggi di tahun-tahun sebelumnya. Namun, pernyataan terbaru menunjukkan dia telah menyesuaikan sikapnya, berargumen bahwa peningkatan produktivitas yang didorong AI dapat mendukung pengurangan suku bunga yang lebih dalam di masa depan. Pesan yang kontradiktif ini membuat pelaku pasar bertanya-tanya apakah Warsh akan memprioritaskan stabilitas harga atau merespons tekanan politik dari Gedung Putih.

Ketika ketidakpastian mengaburkan prospek kebijakan dolar AS, investor secara refleks mengurangi eksposur terhadap aset spekulatif dan berisiko seperti Bitcoin. Perubahan psikologis ini, dikombinasikan dengan skenario penutupan pemerintah yang akan datang, menciptakan konvergensi faktor bearish yang mengalahkan sinyal teknis pendukung apa pun.

Efek Penularan Meningkat di Seluruh Aset Digital

Kerusakan telah menyebar jauh melampaui Bitcoin. Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua, turun tajam mendekati $2,12K, memperpanjang kerugian di seluruh ekosistem aset digital. Hampir setiap koin utama mencatat penurunan persentase dua digit minggu ini, dengan sinyal pemulihan yang mencolok tidak terlihat dari metrik on-chain.

Tekanan jual semakin intens ketika Dana Perdagangan Bitcoin (Bitcoin Exchange-Traded Funds) mencatat arus keluar lebih dari $1,1 miliar, menandakan bahwa investor institusional secara aktif mengurangi posisi mereka. Pengurangan yang terkoordinasi ini menyoroti divergensi yang semakin besar antara saham perusahaan teknologi besar tradisional—yang terus menarik modal baru meskipun ada kekhawatiran tentang efisiensi pengeluaran AI—dan aset digital, yang menghadapi hambatan struktural dari ketidakpastian kebijakan dan rotasi modal.

Bagi pemilik kripto, waktu ini sangat brutal, karena kesenjangan yang melebar antara valuasi perusahaan teknologi besar dan kinerja aset digital menunjukkan cerita rotasi tetap utuh. Sampai ketidakpastian Fed terselesaikan atau kondisi makro stabil, tekanan terhadap Bitcoin dan pasar kripto secara umum kemungkinan akan terus berlanjut.

BTC0,67%
ETH-0,11%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)