Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penurunan Minyak Rusia Menunjukkan Potensi Pembalikan Tarif AS
Penurunan baru-baru ini dalam pembelian minyak India dari Rusia telah memicu diskusi baru tentang kelayakan sanksi perdagangan AS. Dalam pidatonya di konferensi Davos, Menteri Keuangan AS Besant menyarankan bahwa tarif 25% yang dikenakan pada impor energi India berpotensi dihapuskan jika India mendiversifikasi sumber energinya dari Rusia. Indikasi ini mewakili pergeseran signifikan dalam pendekatan Administrasi terhadap penggunaan tarif sebagai alat negosiasi di pasar energi global.
Dampak Tarif 25% terhadap Pengadaan Energi India
Tarif tersebut, yang awalnya diterapkan untuk membatasi ketergantungan India pada petroleum Rusia, terbukti sangat efektif dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Menurut Politico, Besant menggambarkan penurunan pembelian dari kilang minyak India sebagai keberhasilan yang mencolok, mencatat bahwa kebijakan tarif telah secara fundamental mengubah pola pengadaan di seluruh sektor energi India. Pengurangan signifikan dalam aliran minyak Rusia ke kilang minyak India menunjukkan bagaimana langkah perdagangan yang terarah dapat secara substansial mengubah rantai pasokan internasional. Besant menekankan bahwa langkah ekonomi ini telah menghasilkan keuntungan besar bagi ekonomi Amerika dengan mengganggu pendapatan energi Rusia.
Jalur Diplomatik untuk Relaksasi Tarif
Meskipun tarif saat ini tetap berlaku, pejabat Keuangan belum menutup kemungkinan adanya modifikasi di masa depan. Besant menunjukkan bahwa ada mekanisme diplomatik melalui mana tarif dapat dilonggarkan atau dihapus sepenuhnya, tergantung pada kesediaan India untuk mengurangi ketergantungannya pada sumber energi Rusia. Pendekatan bersyarat ini menunjukkan bahwa Administrasi memandang kebijakan tarif bukan sebagai fitur permanen tetapi sebagai alat tawar dalam negosiasi yang sedang berlangsung. Penurunan potensi gesekan perdagangan AS-India, jika India mengubah strategi pengadaan energinya, dapat merombak ekonomi energi di seluruh Asia dan mempengaruhi dinamika geopolitik yang lebih luas di kawasan.