Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Krisis Kepemimpinan NEO: Da Hongfei dan Zhang Zhengwen Bertarung untuk Menguasai Kendali Aset
Komunitas NEO menghadapi titik kritis saat dua pendiri terkemuka mereka secara terbuka mengungkapkan sengketa pahit mengenai tata kelola dan kendali keuangan. Menurut laporan dari 31 Desember, Da Hongfei dan Erik Zhang (Zhang Zhengwen) terlibat dalam konfrontasi tajam terkait monopoli aset inti NEO dan pengelolaan kas, sebuah konflik yang berpotensi secara fundamental mengubah masa depan proyek blockchain ini.
Tuduhan Bersaing: Siapa yang Memonopoli Kekuasaan?
Di inti sengketa ini terletak ketidaksepakatan tajam mengenai otoritas keuangan. Da Hongfei menuduh Zhang mempertahankan kepemilikan eksklusif atas sebagian besar token NEO dan GAS, melanggar komitmen sebelumnya untuk mentransfer aset ini ke dompet multisignature yang dikendalikan secara kolektif. Dia berpendapat bahwa cengkeraman monopoli Zhang atas aset ini telah memungkinkannya untuk mempengaruhi keputusan tata kelola protokol secara berlebihan, secara efektif mengabaikan suara komunitas. Sebagai tanggapan terhadap tekanan yang meningkat, Da Hongfei mengumumkan rencana untuk merilis laporan keuangan lengkap pada Q1 2026, menandakan tekadnya untuk merebut kembali kendali kas.
Argumen Balasan Zhang: Kotak Hitam Keuangan
Zhang Zhengwen memberikan bantahan tajam, mengalihkan fokus ke apa yang dia gambarkan sebagai ketidaktransparanan keuangan Da Hongfei sendiri. Dia berargumen bahwa Da Hongfei telah memonopoli kendali atas semua aset yayasan kecuali NEO dan GAS, tanpa menyediakan akuntansi yang transparan kepada komunitas maupun auditor eksternal. Menurut Zhang, keinginannya untuk mempertahankan aset inti NEO/GAS berfungsi sebagai perlindungan penting terhadap apa yang dia anggap sebagai operasi keuangan tersembunyi Da Hongfei. Tanpa keseimbangan ini, Zhang memperingatkan, aset vital ini bisa diserap ke dalam sistem yang tidak dapat diaudit dengan konsekuensi yang berpotensi bencana.
Mengapa Ini Penting: Tata Kelola di Titik Pecah
Konflik yang meningkat ini lebih dari sekadar sengketa pribadi antara pendiri—ini menandai krisis tata kelola yang lebih dalam di dalam NEO. Tuduhan saling melengkapi tentang monopoli pengambilan keputusan dan penyembunyian operasi keuangan menegaskan ketidakadaan struktur tata kelola yang transparan dan terdistribusi. Dengan pertanyaan yang semakin meningkat tentang kendali aset, akuntabilitas keuangan, dan otoritas protokol, komunitas NEO kini menghadapi tekanan mendesak untuk menetapkan mekanisme pengawasan dan keseimbangan yang lebih jelas agar salah satu pendiri tidak memonopoli kekuasaan.