Di balik kemegahan dunia kripto yang berkembang pesat, kemacetan jaringan pembayaran dasar, biaya transaksi yang tinggi dan tidak stabil, serta ekosistem lintas rantai yang terfragmentasi selalu menjadi tembok penghalang utama bagi penerapan skala besar. Banyak pengguna pernah mundur karena biaya transaksi kecil melebihi modal utama mereka, dan banyak pengembang pun merasa putus asa di tengah infrastruktur yang kompleks. Di tengah kebuntuan seperti ini, munculnya ekosistem Plasma dan token intinya XPL bukanlah sekadar upaya mengikuti gelembung narasi, melainkan sebuah revolusi pragmatis yang bertujuan untuk merombak fondasi keuangan di blockchain dengan efisiensi dan kepatuhan.\n\nNamun, yang paling mencolok dari ekosistem XPL mungkin terletak pada susunan tim dan sumber daya yang jarang ditemui. Anggota inti sebagian besar berasal dari raksasa keuangan dan teknologi tradisional seperti Goldman Sachs, Apple, Microsoft, Bloomberg, dan bahkan CEO Tether Paolo Ardoi
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Di balik kemegahan dunia kripto yang berkembang pesat, kemacetan jaringan pembayaran dasar, biaya transaksi yang tinggi dan tidak stabil, serta ekosistem lintas rantai yang terfragmentasi selalu menjadi tembok penghalang utama bagi penerapan skala besar. Banyak pengguna pernah mundur karena biaya transaksi kecil melebihi modal utama mereka, dan banyak pengembang pun merasa putus asa di tengah infrastruktur yang kompleks. Di tengah kebuntuan seperti ini, munculnya ekosistem Plasma dan token intinya XPL bukanlah sekadar upaya mengikuti gelembung narasi, melainkan sebuah revolusi pragmatis yang bertujuan untuk merombak fondasi keuangan di blockchain dengan efisiensi dan kepatuhan.\n\nNamun, yang paling mencolok dari ekosistem XPL mungkin terletak pada susunan tim dan sumber daya yang jarang ditemui. Anggota inti sebagian besar berasal dari raksasa keuangan dan teknologi tradisional seperti Goldman Sachs, Apple, Microsoft, Bloomberg, dan bahkan CEO Tether Paolo Ardoi